News

DIPLOMASI BATIK MEWARNAI DEWAN KEAMANAN PBB

Barometernews-New York, 7 Mei 2019 Sidang Dewan Keamanan PBB yang dipimpin oleh Menlu RI sebagai Presiden DK PBB untuk Mei 2019, kali ini berlangsung unik. Ruang sidang Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dalam pertemuan hari ini dimeriahkan dengan berbagai ragam motif batik maupun tenun yang dikenakan para Delegasi peserta pertemuan dari berbagai negara. Tidak terkecuali dalam hal ini adalah Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres yang menggunakan motif tenun troso berwarna cerah.

Dipilihnya batik sebagai _dress code_ sidang DK PBB merupakan bentuk penghormatan para anggota DK PBB bagi Indonesia yang memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB untuk bulan Mei 2019.

Berbagai batik yang dikenakan delegasi DK PBBhari ini merupakan koleksi pribadi mereka masing-masing. Sejumlah delegasi mengoleksi batik tersebut tidak hanya dari pemberian dari delegasi Indonesia di New York, atau ketika mereka menjadi ketua delegasi dalam konferensi di Indonesia, namun juga ada yang membelinya sendiri pada saat kunjungan ke Indonesia.

Selain Sekjen PBB, delegasi lainnya yang terlihat menggunakan batik termasuk Amerika Serikat, Jerman, Pantai Gading, Perancis, Peru, Dominican Republic, dan Tiongkok.
“Sangat menyenangkan bahwa dalam sidang hari ini cantik dan _colorful_, karena sebagian besar anggota DK PBB mengenakan batik, termasuk Sekjen PBB mengenakan tenun dari Bali,” tutur Menlu Retno.

Penggunaan batik di dalam Sidang DK PBB diharapkan semakin mempopulerkan batik yang saat ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia.

Pertemuan Debat Terbuka (Open Debate) yang bertemakan “Menabur Benih Perdamaian” yang dilaksanakan hari ini ditujukan untuk terus mendorong peningkatan kapasitas Pasukan Penjaga Perdamaian dalam berbagai misi di belahan dunia. Pertemuan ini merupakan salah satu agenda prioritas Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020.#

Bupati Cantik Kepulauan Talaud Diciduk KPK

BAROMETERNEWS-Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sri Wahyumi Maria Manalip, Selasa (30/4/2019).

Seorang pejabat Pemkab Kepulauan Talaud yang enggan disebutkan namanya membenarkan penangkapan bupati berparas cantik itu.

Penangkapan dilakukan di Kantor Bupati sekitar pukul 11.20 WITA.

Penangkapan Manalip terkait dengan dugaan korupsi APBD Kepulauan Talaud.

Manalip kini telah diterbangkan dari Talaud menuju Bandara Sam Ratulangi Manado oleh pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1163. Manalip dijaga oleh penyidik KPK dan pengawalan personel Brimob.

Berdasarkan informasi yang diterima, Manalip rencananya akan diperiksa di Mapolda Sulut.

Hingga kini pihak KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kabar penangkapan Bupati Kepulauan Talaud.(tim IMO)

Pemerintah, DPR RI dan Penyelenggara Pemilu akan Evaluasi Pemilu Serentak 2019.

(BAROMETERNEWS) Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Pemerintah bersama DPR RI dan Penyelenggara Pemilu akan mengevaluasi pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Hal itu dikatakannya usai menghadiri Rapat Internal Eselon I dan Eselon II Kemendagri di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (29/04/2019).

Diantara hal-hal yang akan menjadi bagian evaluasi di antara jumlah TPS dan kesiapan logistik hingga tiba di masing-masing TPS.

“Nantinya setelah selesai, awal tahun bulan Januari (tahun 2020) kita kan rapat bersama DPR RI, Penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu, dan DKPP), serta semua pihak terkait. Pihak kami (Pemerintah) menginventarisasi hal-hal yang masih perlu disempurnakan dan perlu ditingkatkan secara komprehensif mengenai jumlah TPS, logistiknya, dan lain sebagainya,” kata Tjahjo.

Tak hanya itu, banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia dalam tugas juga menjadi bagian yang tak luput dari evaluasi ke depan. Selain ungkapan belasungkawa, Tjahjo juga mengatakan Pemerintah akan memberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para Syuhada Kusuma Bangsa tersebut.

“Di luar dugaan adanya musibah banyaknya KPPS kita yang meninggal dunia, kami turut berduka cita. KPU dan Pemerintah melalui Menteri Keuangan juga akan memberikan sedikit bantuan sebagai rasa tanggung jawab. Tahun depan sistem kerjanya juga akan kami bagi, apakah dibagi per shift tergantung apakah Pilpres dan Pilegnya digabung atau dipisah beberapa waktu,” ungkap Tjahjo.

Diungkapkan Tjahjo, evaluasi tersebut dimungkinkan akan dilakukan oleh Anggota DPR RI terpilih dengan menjadwalkan pertemuan dengan pihak terkait.

“Saya kira DPR RI yang baru nanti setelah terbentuk akan menjadwalkan pertemuan antara Pemerintah dengan KPU, dengan elemen-elemen penggiat demokrasi termasuk kita libatkan ahli misalnya dari LIPI dan sebagainya termasuk _e-voting_ menjadi salah satu materi yang perlu dipertimbangkan,” papar Tjahjo.

Meski demikian, Tjahjo menilai secara umum Pemilu Serentak 2019 berjalan aman, lancar, dan tertib yang ditopang dari kesiapan aparat keamanan mengamankan pelaksanaan pencoblosan hingga tingkat partisipasi masyarakat yang melampaui target Pemerintah.

“Tapi sudah cukup bagus sistem keamanan terpadu dari Polri, TNI dan BIN untuk mengamankan Pemilu. Tingkat partisipasi masyarakat juga cukup bagus lebih dari 80 persen,” ungkap Tjahjo.

Digitalisasi Desa, Bupati Bone Bolango Berikan Apresiasi Desa Lamahu

BarometerNewsGo – (Bone Bolango) Setelah sukses dengan Desa Digital versi 1.0 pada 2017 dan menerapkan versi 2.1 pada 2018. Desa Lamahu kembali luncurkan Desa Digital versi 2.2. Pada versi 2.2, desa digital pertama di Indonesia ini melakukan upgrade besar-besaran. Yakni pada software (perangkat lunak,red) serta hardware (perangkat keras) yang digunakan.
Launcing Desa Digital Versi 2.2 ini dirangkaikan dengan peresmian gedung Kantor Desa Lamahu oleh Bupati Bone Bolango dan Seminar Merajut Nusantara dengan Tema “Solusi Masyarakat Desa Menghadapi Revolusi Industri 4.0” bersama Badan Aksebilitas Telekomunikasi Dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia serta El Nino M. Husein Mohi Selaku Anggota DPR RI Komisi I Yang membidangi.
Dalam wawancaranya Kepala Desa Digital Lamahu Hasan Hasiru menjelaskan, pada versi sebelumnya dilakukan pembangunan tiang-tiang cerdas atau smartpole di seluruh penjuru desa yang dilengkapi sensor cahaya dan sensor gerak, kamera pengintai berbasis Internet Protocol, wifi hotspot, serta internet gratis bagi warga desa.
Pembangunan tiang-tiang cerdas ini juga didukung aplikasi E-Desa berbasis android. Aplikasi E-Desa dilangkapi fitur tombol darurat kesehatan, darurat kamtibmas dan fitur pengurusan surat-surat keterangan yang secara otomatis bisa diakses warga dengan mudah. Dan dikontrol melalui Command Centre guna untuk memudahkan kepala desa dan aparatnya mengontrol kondisi masyarakat hingga ke sudut-sudut desa yang terjangkau kamera pengintai,” ujar Hasan Hasiru.
Nurul Syamsu Panna selaku Founder Desa Digital Lamahu mengatakan, Desa digital yang digagas Elnino Centre bekerjasama Desa Lamahu, Kecamatan Bulango Selatan ini mengalami peningkatan kualitas dari versi sebelumnya baik software maupun hardware nya. “semua didigitalisasi, Mulai dari proses otomatisasi lampu-lampu jalan yang sebelumnya berbasis relay menjadi mikrokontroler. Setiap pergerakan yang terjadi disekitar tiang dan tidak terpantau kamera juga dapat terbaca di Command Centre, Mikrokontroler ini juga dipasang tombol darurat fisik di setiap tiang. Sehingga masyarakat yang mengalami kondisi darurat tetapi tidak memiliki gadget android dapat menekan tombol panik tersebut. ” terang Syamsu Panna.
“Sejumlah fitur lainnya yang mengalami peningkatan adalah pemasangan speaker yang terkoneksi secara digital ke server Command Centre. Pemerintah desa dapat menyampaikan berbagai pengumuman kepada seluruh masyarakat melalui speaker ini, Dan yang paling penting dari peningkatan ini adalah disediakannya fasilitas Internet Protocol Television atau IPTV, televisi berbasis internet prokol. Masyarakat Desa Lamahu bisa menikmati berbagai siaran televisi lokal, nasional maupun internasional. Fasilitas ini nantinya akan berbayar, Pengelolaannya oleh BUMDES setempat yang diharapkan bisa meningkatkan pendapatan desa”. urai Syamsu Panna yang akrab disapa pak Prof. oleh rekan-rekannya.
Selain peningkatan fasilitas aplikasi maupun hardware pendukung, Desa digital Lamahu versi 2.2 ini, pemerintah desa juga membangun sebuah café sekaligus digital lounge. Fasilitas ini bisa digunakan masyarakat setempat maupun pengusaha-pengusaha startup bisnis digital.
Dilain kesempatan pada seminar nasional merajut Nusantara, Bupati Bone Bolango bersama Anggota DPR RI El Nino M. Husein Mohi dan Kepala Satuan Pemeriksaan Intern BAKTI KOMINFO RI Tri Haryanto Turut mengapresiasi gebrakan yang dilakukan oleh Desa Lamahu khususnya untuk seluruh masyarakat Desa Lamahu. Karena pencapaian ini bisa tercapai karena kerja keras warga Desa Lamahu serta menjadi kebanggaan tersendiri bagi Negara, Khususnya untuk Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

Gugatan IMO ke Dewan Pers segera Disidangkan

barometernewsgo.com (Nasional)- Sidang gugatan Ikatan Media Online (IMO) yang dilayangkan ke  Dewan Pers akan digelar di Pengadian Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (4/9) pukul 09.00 WIB mendatang.

Ketua Umum IMO pusat Yakub F. Ismail dan Sekjend M.Nasir Bin Umar dalam siaran persnya menyebutkan, Gugatan IMO ke Dewan Pers terkait keluarnya surat Dewan Pers No.371/DP/K/VII/2018 perihal protes sejumlah orang yang mengatasnamakan wartawan, organisasi wartawan maupun perusahaan pers tertanggal 26 Juli 2018 yang isinya menyertakan IMO-Indonesia.

Padahal menurutnya, IMO-Indonesia tidak merasa turut serta dan merasa tidak memberikan arahan atau intruksi kepada siapapun dalam aksi yang dipertentangkan kepada Dewan Pers pada 4 Juli tersebut.

MO-Indonesia merupakan organisasi baru yang masih fokus pada proses konsolidasi dan bercita-cita menjadi organisasi yang taat aturan serta tidak ingin membuat kegaduhan dan memperkeruh situasi.

Untuk memulihkan nama baik organisasi dan atas dukungan para pendiri, Dewan Pengawas serta dukungan dari 10 DPW, DPP-IMO mengambil langkah dan keputusan untuk melayangkan gugatan ke Dewan Pers serta menunjuk 4 Pengacara, yakni H. Dudung Badrun, SH,MH, Tjandra Setiadji, SH,MH, Maskur Husain, SH dan H.Asep Hidayat,SH.

Selain melayangkan gugatan ke Dewan Pers DPP IMO-Indonesia saat ini  juga tengah menyiapkan tahapan berikutnya terkait adanya upaya beberapa pihak yang melakukan kegiatan organisasi secara tidak benar.(BMW01/02)

Ini Alasan Pemprov Tidak Menjamin Atlet Asian Games Asal Gorontalo Menjadi ASN

barometernewsgo.com (Provinsi Gorontalo)-Kepala Bidang Pemuda Olaharaga Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo Fitri Ahmad, S.Pd mengatakan, Pemprov Gorontalo tidak bisa memberikan jaminan kepada para atlet yang berprestasi di Asian Games 2018 untuk dapat diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Kalau daerah memiliki kewenangan untuk mengangkat PNS, maka semua atlet yang berprestasi akan diprioritaskan. Tetapi karena tidak ada kewenangan, maka pemerintah daerah tidak berani menjanjikan para atlet, termasuk atlet cabang olahraga Sepak Takraw,” kata Fitri bertempat di Ruang Kerjanya, (24/08/).

Ia mengungkapkan  hal itu, berkaitan dengan perhatian Pemerintah Daerah Gorontalo terhadap para atlet dari cabang olahraga Sepak Takraw, sebagai cabang olahraga  yang mampu menunjukkan prestasi di Asian Games 2018. Cabang olahraga Sepak Takraw mampu memberikan Medali  Perunggu untuk  Indonesia.

Pada Asian Games 2018, ada empat atlet tim nasional sepak takraw Indonesia berasal dari Provinsi Gorontalo. Mereka adalah Hendra Pago, Rizky Pago, Rezki Djaina, dan Herson Mohamad yang tidak dibiayayai oleh APBD Provinsi Gorontalo, mereka langsung di biayayai oleh Negara seperti cabang olahraga lainnya,”tutur Fitri.

Lanjut Fitri Ahmad mengatakan, tidak menjanjikan para atlet untuk menjadi PNS, akan tetapi Pemrov Gorontalo hanya melakukan pembinaan berjenjang  melalui  Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar PPLP yang masih menjadi wadah pembinaan yang representatif bagi atlet daerah dan menjadi harapan atlet untuk mengembangkan bakatnya , “Pembinaan itu mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga provinsi, “tutupnya.(BMW01/02)

GEMA PANUA

“Kondisi Pohuwato Hari Ini,  adalah Cermin  Kepemimpinan Syarif Mbuinga yang Elegan”

Sekretaris Fraksi Golkar  DPRD Kab. Pohuwato

H. Masrin Kone

barometernewsgo.com(Pohuwato Panua)-Kabupaten Pohuwato hingga saat ini menjadi daerah yang fenomenal. Disebut demikian, tidak hanya karena pesona dan kemilau daerahnya yang tersaji, kaya akan potensi alam dan potensi ekonominya yang tumbuh di atas rata-rata nasional, yakni sekitar 6-7 persen. Tapi juga, fenomena pemerintahannya yang menyuguhkan pemandangan yang menyejukkan serta mengesankan yang seakan mengundang rasa penasaran. Mengapa Daerah ini mengalami lompatan kemajuan yang mengesankan?, apakah karena faktor kepemimpinan seorang Syarif Mbuinga? Ataukah ada faktor lainnya yang menjadi pemicu hingga Pohuwato saat ini tampil sebagai daerah yang menyimpan potensi dan membangkitkan optimisme banyak kalangan? Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kab. Pohuwato, H. Masrin Kone, mencoba menjawab pertanyaan demi pertanyaan itu sebagai sebuah perspektif yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi siapapun untuk tetap menggemakan Bumi Panua dengan capaian pembangunan yang progressif. Berikut cuplikannya :

Kabupaten Pohuwato hingga hari ini tidak bisa dipungkiri, menjadi sebuah daerah yang diperhitungkan. Selain sebagai daerah dengan pembangunan ekonominya yang terbilang maju pesat, juga dalam realitas masyarakat Gorontalo terbangun sebuah “image” bahwa Pohuwato menjadi daerah pengharapan, yang memberi harapan dan optimisme, bahkan ada ungkapan “Kalau ingin mencari pekerjaan dan mendapatkan penghasilan yang lumayan, datanglah ke Pohuwato, di sana perputaran uang cepat” itulah salah satu untaian kalimat yang jika dirunut ada benarnya dan sudah terbukti. Bagaimana perspektif bapak terhadap fenomena ini?

Iya..memang Kab. Pohuwato semenjak dulu menjadi daerah tujuan. Daerah ini sebenarnya daerah perluasan yang memberi pengharapan. Itu fakta sejarah. Itulah sebabnya, daerah ini disebut sebagai Pohuwato, asal kata Pohuwata, Pilohuwata yang berasal dari Bahasa Gorontalo yang artinya,  adalah daerah atau kawasan yang dicapai atau ditinggali maupun didatangi  dengan cara menempuh perjalanan jauh dengan darat. Itu artinya, daerah ini adalah daerah yang subur yang masih menjanjikan sehingga menjadi tujuan bagi warga di daerah lainnya untuk datang ke daerah ini. Itulah sebabnya hingga saat ini anda bisa lihat, penduduk Kab. Pohuwato adalah multi etnis, multi bahasa dan multi agama yang berasal dari banyak kawasan di Gorontalo maupun lintas Sulawesi.  Indikator lainnya juga dapat dilihat dari nama-nama desa dan kecamatan di Pohuwato, ada nama desa yang berasal dari Bahasa Bugis, Makassar dan Gorontalo, seperti Marisa, Patilanggio, Taluduyunu, Taluditi, Buntulia dan masih banyak lagi. Dari sejarah itulah, kemudian Pohuwato terus berkembang hingga sekarang.

Faktor apa yang membuat Pohuwato tetap aman dan kondusif, masyarakatnya hidup rukun hingga saat ini?

Ya..faktor kesadaran…yakni kesadaran pemerintah daerah dan seluruh elemen di masyarakat untuk hidup rukun, damai dan menjaga kebersamaan sehingga konflik-konflik antar suku dan antar agama tidak menggejala di Pohuwato. Pemerintah Daerah dalam hal ini pihak eksekutif yang dipimpin oleh Pak Bupati dan pihak legislatif yang saat ini dipimpin Pak Nasir Giasi mampu memanifestasikan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Selain itu, Pemerintah juga selama ini saya lihat nampaknya mampu menjaga stabilitas daerah melalui program-program kebijakannya yang bertumpu pada keadilan, tidak membeda-bedakan suku dan golongan. Artinya di mata pemerintah, semua warga Pohuwato adalah sama, memiliki hak hidup, hak bekerja dan hak untuk meniti kehidupannnya di daerah ini. Yang paling urgen lagi bahwa, sudah terbangun dalam benak masyarakat, bahwa tinggal dan menetap di Pohuwato adalah mencari kehidupan bukan mencari musuh, mencari masa depan bukan mencari masalah. Hal itu sangat positif tentunya.

Selain mampu menjaga Stabilitas daerah dengan program dan kebijakan yang berbasis keadilan, peran apa yang yang berhasil dimainkan Pemerintah Daerah dalam menjaga dan mempertahankan ruh dan spirit Pohuwato, baik ditinjau dari aspek sosilogis, histori dan kultur masyarakatnya.

Yang paling penting itu menurut saya adala aspek kepemimpinan, Bupati Syarif Mbuinga selama ini mampu mencerminkan diri sebagai pemimpin bagi semua, memimpin tanpa warna, memimpin tanpa sekat, mampu mengakomodir aspirasi, keluhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, pemimpin yang menjalankan misi kepemimpinan yang berbasis humanis. Pemimpin itu, mengakomodir dan tampil solutif. Dan itu sebuah teladan kepemimpinan yang patut menjadi rujukan bagi generasi muda yang akan tampil menjadi pemimpin di masa-masa mendatang di Pohuwato dan di manapun.

Bagaimana dengan dukungan Organisasi Perangkat Daerah, Legislatif dan unsure Forum Pimpinan Daerah di Pohuwato…

Satu hal yang saya lihat adalah, OPD tampil maksimal, bersinergi dan satu komando,,,,,OPD mengerti betul apa yang menjadi tupoksi mereka, apa yang harus mereka lakukan. Apa yang dimengerti? OPD sangat mengerti filosofi kepemimpinan Syarif Mbuinga, yakni Pemimpin adalah kesejahteraan dan keadilan. Itu yang dimanifestasikan oleh OPD dalam implementasi program di masyarakat. Selanjutnya dengan unsur legislatif dan unsur  Forum Pimpinan Daerah, sejauh ini saya lihat sungguh terjalin harmonisasi dan sinergitas yang patut diapresiasi.

Bapak yakin hal ini akan terus berlangsung dalam jangka waktu yang panjang ke depan?

Insya Allah saya yakin..karena kepemimpinan saat ini telah meletakkan fondasi kepemimpinan yang ideal, pemerintahan yang sejuk, mampu mengakomodir semua elemen, selalu menghadirkan solusi, tampil elegan dana sejuk..itu nantinya akan menjadi spirit dan ruh kepemimpinan di Pohuwato ke depan.

Terakhir pak, apa yang menjadi harapan Bapak untuk masyarakat Pohuwato ke depan?

Harapan saya adalah, komitmen kebersamaan sebagai warga Pohuwato yang bersaudara tetap terjaga, masyarakat saling menghormati, toleran dan memiliki empati dan rasa kemanusiaan yang tinggi. Selain itu, semangat kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas menjadi ruh dan spirit masyarakat Pohuwato ke depan. Satu hal lagi, menjaga nilai-nilai agama, budaya menjadi sisi lain yang tetap dilestarikan. Itulah hakekat tatanan masyarakat madani yang dicita-citakan oleh Pemerintahan Bupati Syarif Mbuinga, yakni tatanan masyarakat yang maju, beradab, tertib dan religius..(BMW/01/02)

Dinas Peternakan dan Keswan Kabgor Jamin Hewan Qurban Bebas Antraks

barometernewsgo.com (Gorontalo Gemilang)-Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Gorontalo menjamin hewan Qurban yang ada di wilayahnya bebas dari penyakit Antraks. Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Vivi J Tayeb di ruang kerjanya, Selasa (21/08).

Dijelaskannya, menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini, Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Gorontalo telah melakukan pengambilan sampel  terhadap hewan Qurban dan tidak ditemukan adanya penyakit Antraks.

Vivi J Tayeb mengatakan, walaupun Kabupaten Gorontalo  sudah bebas dari Atraks, namun pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan memperketat Pemeriksaan Sapi , karena dirasa sebagai tempat keluar masuknya hewan ternak dari luar kota maupun sebaliknya.

“Selama satu tahun terakhir ini, kami juga rutin melakukan vaksinasi hewan ternak yang ada di daerah ini,”tandas Vivi.

Untuk itu Vivi J Tayeb mengungkapkan agar masyarakat tidak perlu khawatir mengkonsumsi hewan Qurban, karena  pihaknya telah melakulan pemeriksaan hewan qurban serentak di kabupaten Gorontalo. Hasilnya tidak ditemukan hewan yang terjangkit penyakit menular seperti antraks. “Tidak ditemukan penyakit menular strategis seperti antraks dan sejenisnya,”ujarnya.

Meski demikian Vivi J Tayeb mengharapkan agar masyarakat pemilik ternak proaktif untuk membawa sapi ternaknya apabila ada program vaksinasi yang dilaksnakan oleh Pemerintah. Selain itu ia juga menghimbau agar masyarakat pemilik ternak segera melaporkan pada pemerintah setempat jika ada gejala yang mencurigakan yang menimpa sapi atau hewan ternak lainnya.

Vivi  J Tayeb menambahkan, Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Gorontalo selalu siap melakukan pemeriksaan hewan kapan saja dan di mana saja untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Antraks, “khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo,”pungkasnya.(BMW02)

PDAM Kabgor Fokus Pada Peningkatan SDM Karyawan

barometernewsgo.com(Gorontalo Gemilang)-Guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) para karyawan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo, belum lama ini telah melakukan Pelatihan, bekerjasama dengan PDAM Surya Sembada Surabaya, yang sekaligus menjadi Narasumber pada kegiatan Pelatihan tersebut.

Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo Raden Saleh, kepada wartawan barometernewsgo.com, bertempat di runag kerjanya Senin (20/8/18), mengungkapkan, peningkatan kompetensi pegawai wajib dipenuhi, guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Sebagai perusahaan daerah yang memiliki tanggung jawab dalam pelayanan air bersih, kami terus berupaya meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai pendidikan dan pelatihan yang dikerjasamakan dengan  PDAM yang sudah baik dalam pengelolan disegala bidang,”jelas Raden.

Diakuinya, hal tersebut dilakukan untuk membentuk karyawan PDAM yang profesional, sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Sebab, perusahaan jasa air bersih ini juga membutuhkan SDM yang disiplin, jujur perilaku dan kerja, serta memiliki keterampilan dan pengetahuan.

Raden Saleh berharap, melalui pelatihan SDM ini para karyawan PDAM bisa meningkatkan kompetensi kerjanya, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja perusahaan serta pelayanan kepada masyarakat pelanggan, “hal itu juga telah dibuktikan dengan prestasi PDAM Kabupaten Gorontalo menjadi perusahaan jasa air bersih terbaik di Gorontalo,”terangnya.(BMW02)

PDAM Kabupaten Gorontalo Pasang 2700 Sambungan Air Secara Gratis

barometernewsgo.com (Gorontalo Gemilang)- Dalam rangka meningkatan pelayanan Air minum kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo, maka Pemerintah Daerah Kabupetan Gorontalo melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo akan melaksanakan Pemasangan sambungan rumah (SR) atau pemasangan pertama kali secara gratis kepada 2700  masyaralat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami berharap bahwa masyarakat Kabupetan Gorontalo dapat memanfaatkan Program ini, yang menjadi Program Bupati Prof Nelson Pomalingo,”kata Dirut  PDAM Kabupaten Gorontalo Raden Sahi, bertempat diruangan kerjanya Senin (20/8/2018).

Tujuan Pemerintah Daerah dan PDAM Kabupetan Gorontalo agar semua warga mendapatkan pelayanan sambungan gratis di semua Kecamatan dan Desa yang ada di Kabupaten Gorontalo, supaya semua masyarakat mendapatkan pelayanan air PDAM agar derajat kesehatan masyarakat meningkat. Caranya dengan program Sambungan Rumah Gratis.

Meski demikian Raden sahi mengingatkan yang dimaksud gratis adalah tidak ada biaya pemasangan atau penyambungan. akan tetapi sesudah pasang atau sambung gratis dan sudah digunakan airnya maka pada akhir bulan pelanggan tetap harus bayar air yang telah dipakai sesuai meter yang digunakan. “Cuma pemasangan yang gratis pelanggan tidak dipungut biaya pasang,” jelasnya.

Lebih lanjut Raden Sahi mengatakan Sambungan Pemasangan Gratis ini sudah 3 (Tiga) kali dilakukan oleh PDAM Kabupetan Gorontalo mulai dari tahun 2016 sampai dengan 2018.

Selain itu menurut penilaian Kementrian PU bahwa PDAM Kabupten Gorontaloitu dari 156 PDAM yang mendapatkan bantuan ini, yang dinilai dari semua aspek. sehingga pada program ini PDAM Kabupaten Gorontalo mendapatkan penghargaan dari Kementrian urutan ke 14 yang terbaik dalam pengelolan bantuan Hibah. dengan perhatian dari Pemerintah Pusat maka Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo akan menambah lagi Program ini.

“Dengan harapan masyarakat dapat menikmati air minum dan juga PDAM Kabupetan Gorontalo dapat lebih baik dan lebih sehat,”paparnya.

Raden Sahi juga meminta kepada Masyarakat yang ada dikabupaten Gorontalo agar segera melakukan pendaftaran, karena untuk pemasangan sambunagn gratis 2700 ini, PDAM Kabupetan Gorontalo sudah bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa yang ada di Kabupaten Gorontalo, serta bisa juga melalui Petugas Personal PDAM atau Loket.

“Dengan catatan ini tidak dipungut biaya sama sekali, karena ini merupakan program Pemerintah daerah yakni Bupati Prof Nelson Pomalingo Khususnya masyarakat itu sendiri,”ungkap Raden.

Sementara itu Raden Sahi menghimbau kepada pelanggan yang dipasangan secara Gratis maupun yang Regular dimohon untuk membayar Air tepat waktu, yakni dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 20 berjalan, dirinya juga meminta kepada masyarakat ketika melihat ada kebocoran pipa dijalan atau dirumah-rumah pelanggan, kirinya dapat melaporkan supaya hal itu segera diperbaiki secepat mungkin.(BMW02)