News

20 Jemaah Umrah Pohuwato Diberangkatkan ke Tanah Suci, Wabup Iwan Lepas di Masjid Agung Baiturrahim

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Sebanyak 20 jemaah umrah asal Kabupaten Pohuwato resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan dipimpin Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam dan berlangsung di Masjid Agung Baiturrahim, Rabu 02/09/2026.

Keberangkatan jemaah difasilitasi PT Group Inspirasi Nusantara atau GINA Tour & Travel. Kantor pusat travel ini berlokasi di Kompleks Perkantoran Blok Plan, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, tepat di depan Masjid Agung Baiturrahim. Perusahaan tersebut dipimpin Direktur Utama Irfan Towalu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT GINA Tour & Travel. Menurutnya, kehadiran kantor pusat biro umrah di Pohuwato akan sangat membantu masyarakat.

Ia berharap keberadaan kantor di pusat Kota Marisa bisa meningkatkan semangat umat Islam. Dengan begitu, animo masyarakat untuk berangkat umrah maupun mempersiapkan ibadah haji diharapkan semakin besar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT GINA Tour & Travel yang telah memfasilitasi jemaah umrah. Semoga dengan adanya kantor pusat di Kabupaten Pohuwato, khususnya di pusat Kota Kecamatan Marisa, semakin menambah jumlah dan semangat umat Islam untuk melaksanakan ibadah umrah, termasuk keberangkatan ibadah haji,” ujar Iwan.

Wabup juga mengajak umat muslim yang sudah berniat umrah agar segera merealisasikannya. Kesempatan hidup dan waktu yang diberikan Allah SWT harus dimanfaatkan dengan baik.

Adanya kemudahan pengurusan keberangkatan umrah di daerah, kata Iwan, merupakan peluang emas. Masyarakat kini tidak perlu lagi jauh-jauh mengurus dokumen ke luar daerah.

“Manfaatkan waktu yang ada, terutama waktu hidup yang diberikan oleh Allah SWT, serta kesempatan dan kemudahan dalam mengurus keberangkatan yang saat ini fasilitasnya sudah didekatkan,” ajaknya.

Kepada 20 jemaah yang akan berangkat, Iwan berpesan agar tetap menjaga kesehatan. Kondisi prima diperlukan agar seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci bisa dijalankan dengan lancar.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan komunikasi antar jemaah. Dengan begitu perjalanan ibadah dapat berjalan aman dan nyaman.

“Jaga kesehatan sehingga seluruh prosesi ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan. Demikian juga selalu memelihara kebersamaan dan saling berkomunikasi, sehingga perjalanan ke Tanah Suci dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pesannya.

Lebih lanjut, Wabup menitipkan doa khusus. Ia meminta para jemaah mendoakan Kabupaten Pohuwato dan seluruh masyarakatnya selama berada di Tanah Suci.

Secara khusus ia memohon agar Pohuwato senantiasa diberi perlindungan. Terutama di tengah cuaca panas yang melanda, daerah ini diharapkan dijauhkan dari bencana dan berbagai musibah.

Iwan juga mendoakan agar seluruh jemaah diberi keselamatan, dapat beribadah dengan khusyuk, dan kembali ke Pohuwato dalam keadaan sehat.

“Kami berdoa semoga 20 jemaah umrah ini sampai dengan selamat di Tanah Suci, dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umrah dan kembali dengan selamat ke daerah, tanpa kekurangan suatu apa pun,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, Wabup menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Bupati tidak dapat hadir karena masih menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah.

Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik, tetap menjaga kesehatan dan kebersamaan, serta kembali ke Pohuwato dan berkumpul bersama keluarga dengan selamat.(BMW-3)

Maulid Nabi 1448 H di Pohuwato Berlanjut, Wabup Iwan Hadiri Peringatan di Masjid Nabawi Suka Makmur

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kembali menggema di Kabupaten Pohuwato. Lanjutan kegiatan kali ini digelar di Masjid Nabawi, Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Rabu malam 02/09/2026. Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam turut hadir dalam acara tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid secara nasional. Hikmah Maulid kemudian disampaikan Kadhi Pohuwato, Ustaz Syaiful Sabu.

Turut hadir dalam kegiatan itu Plt. Camat Patilanggio Iswan Bouty, Kepala Desa Suka Makmur, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta jamaah yang memadati Masjid Nabawi untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Wabup Iwan S. Adam lebih dulu menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Bupati berhalangan hadir karena sedang menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah.

“Bapak Bupati menyampaikan permohonan maaf karena pada malam ini belum bisa bersama-sama dengan kita, karena masih mengikuti kegiatan pemerintahan di luar daerah. Kami diminta untuk menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada malam ini,” ujar Iwan.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momentum tahunan umat Islam di seluruh dunia. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk mengenang kembali perjuangan, keteladanan, dan akhlak Rasulullah SAW.

Iwan menjelaskan, di Gorontalo khususnya Pohuwato, peringatan Maulid memiliki ciri khas. Pelaksanaannya memadukan tradisi nasional dan tradisi turun-temurun yang sudah diwariskan sejak lama.

“Di Gorontalo, khususnya di Pohuwato, perayaan Maulid ini dilaksanakan secara nasional dan tradisional. Ini sudah menjadi tradisi sejak dahulu kala yang terus kita pertahankan dari generasi ke generasi,” jelasnya.

Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kata Iwan, menjaga nilai-nilai keislaman adalah tanggung jawab bersama. Termasuk melestarikan peringatan hari-hari besar Islam yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Karena itu ia mengajak seluruh warga untuk terus memelihara tradisi keagamaan tersebut. Warisan ini penting untuk diteruskan kepada generasi muda.

Menurutnya, keberlangsungan tradisi agama bukan hanya tugas generasi saat ini. Tradisi ini juga berperan penting dalam membentuk karakter generasi penerus.

“Sebagai umat Nabi akhir zaman, tentu wajib bagi kita untuk terus mempertahankan nilai-nilai keislaman, sekaligus peringatan hari-hari besar Islam yang menjadi bagian dari kewajiban kita sebagai umat Islam. Olehnya, peringatan seperti ini kiranya terus kita pertahankan, sehingga generasi muda bisa meneruskan apa yang telah kita lanjutkan dari tradisi dahulu,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Desa Suka Makmur. Ia menilai semangat menjaga persatuan dan kesatuan sangat terlihat dalam kegiatan ini.

“Terima kasih kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia dan seluruh masyarakat yang terus memelihara persatuan dan kesatuan, terutama dalam merayakan Maulid Nabi seperti ini,” tutur Iwan.

Ia berharap semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW yang muncul dalam peringatan Maulid tidak berhenti di acara seremonial. Nilai itu diharapkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan begitu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiah, mempererat silaturahmi, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Pohuwato.(BMW-3)

Temui Dirjen SDA: Bupati Saipul Perjuangkan Air Baku dan Mobil Tengki Segera

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Mengantisipasi dampak musim kemarau yang mulai melanda, Pemerintah Kabupaten Pohuwato bergerak cepat. Langkah konkret diambil dengan mengusulkan pemenuhan kebutuhan air baku sekaligus meminta dukungan mobil tangki air ke Kementerian Pekerjaan Umum RI.

Usulan itu disampaikan langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, saat bertemu dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Dr. Mohammad Firman, S.T., M.T.

Pertemuan berlangsung pada Senin, 31/08/2026. Bupati tidak sendiri. Ia didampingi Direktur Perumdam Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim, dan sekaligus menyerahkan proposal kebutuhan air baku untuk sejumlah wilayah di Pohuwato.

Dalam proposal tersebut, Pemkab Pohuwato mengusulkan penyediaan sumber air baku di lima titik yang tersebar di beberapa kecamatan. Selain itu, pemerintah daerah juga memohon bantuan mobil tangki air guna memperlancar distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang rawan kekeringan.

Dr. Mohammad Firman menyambut baik usulan Pemkab Pohuwato. Untuk kebutuhan air baku, ia memastikan pihaknya akan memantau lebih lanjut melalui Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Hasil pemantauan di lapangan nantinya akan menjadi dasar tindak lanjut pemenuhan air baku di Pohuwato.

Sedangkan untuk mobil tangki air, Firman memastikan armadanya akan segera tiba di Pohuwato. Ia menegaskan, pemenuhan air adalah tantangan serius bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau tiba.

Air merupakan kebutuhan dasar. Karena itu, pemerintah harus sigap merespons daerah yang mengalami keterbatasan pasokan. Kehadiran mobil tangki air diharapkan bisa membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan masyarakat selama kemarau berlangsung.

Bupati Saipul A. Mbuinga mengapresiasi respons cepat dari Kementerian PU, khususnya Direktorat Air Tanah dan Air Baku, terhadap kebutuhan air masyarakat Pohuwato.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Pohuwato sudah mulai merasakan kerawanan air seiring masuknya musim kemarau. Debit di beberapa sumber air yang biasa digunakan warga juga mulai menipis.

“Di musim kemarau ini ada beberapa titik yang memang rawan terhadap kebutuhan air. Pasokan air di sejumlah sumber juga mulai menipis. Karena itu, kami berupaya mengambil langkah cepat agar kebutuhan dasar masyarakat ini bisa terpenuhi,” ujar Saipul.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas bantuan satu unit mobil tangki air dari Kementerian PU. Ia menilai armada tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mendistribusikan air ke wilayah yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktur Air Tanah dan Air Baku, yang telah merespons kebutuhan air di Pohuwato. Insyaallah dengan adanya bantuan mobil tangki ini, pendistribusian air kepada masyarakat dapat lebih cepat dilakukan,” ungkapnya.

Direktur Perumdam Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim, menjelaskan pertemuan dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku merupakan langkah langsung Pemda untuk menyampaikan kebutuhan air baku di Pohuwato.

Ia merinci lima titik usulan air baku. Lokasinya masing-masing di Desa Yipilo, Kecamatan Wanggarasi; Kilometer 13, Kecamatan Popayato; satu titik di Kecamatan Lemito; Desa Persatuan, Kecamatan Popayato Barat; serta Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia.

Kaharudin menambahkan, usulan tersebut masih akan melalui pemantauan dan peninjauan lapangan oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Hasilnya nanti akan disampaikan ke Direktur Air Tanah dan Air Baku sebagai bahan tindak lanjut.

“Untuk air baku sendiri masih akan dipantau oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Insyaallah dalam waktu dekat pihak Dinas PUPR Provinsi akan turun ke lapangan untuk melihat langsung lokasi yang kami usulkan,” terangnya.

Untuk bantuan mobil tangki air, Kaharudin memastikan tidak ada kendala. Satu unit armada dijadwalkan segera tiba dan langsung bisa digunakan untuk membantu distribusi air ke masyarakat terdampak.

“Iya, satu unit mobil tangki air ini insyaallah tidak ada kendala. Dalam waktu dekat, bahkan besok, armada tersebut akan sampai di Pohuwato,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memperkuat pelayanan Perumdam Moolango bersama Pemda dalam menghadapi musim kemarau, khususnya di wilayah yang terbatas sumber airnya.

Selain solusi jangka pendek lewat mobil tangki, usulan pembangunan air baku di lima titik itu diharapkan menjadi solusi jangka panjang. Tujuannya untuk memperkuat ketersediaan air bagi masyarakat Pohuwato ke depan.(BMW-3)

Camat Marisa Apresiasi Pawai Maulid Ke-4 di Desa Palopo: Jangan Lupa Teladani Akhlak Nabi

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW kembali terasa di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato. Pemerintah Desa Palopo menggelar pawai tolangga dan toyopo yang diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Masjid Jami Baiturrahman pada Minggu, 30/08/2026.

Pawai dimulai sekitar pukul 08.00 WITA. Turut hadir Camat Marisa Usman Bay, Kepala Desa Palopo Agus Hulubangga, Ketua TP.PKK Desa Palopo, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemangku adat, hingga warga setempat yang memadati rute pawai.

Tradisi pawai walima atau tolangga yang dihiasi kue dan beragam kebutuhan lainnya ini sudah menjadi agenda rutin sejak Agus Hulubangga menjabat sebagai Kepala Desa Palopo. Tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya.

Kemeriahan pawai tahun ini semakin lengkap dengan kehadiran tolangga dari Polres Pohuwato yang ikut dalam arak-arakan. Sepanjang rute, kegiatan juga dikawal langsung oleh personel Polsek Marisa yang bersama-sama memeriahkan rangkaian Maulid Nabi di Masjid Jami Baiturrahman.

Setelah berkeliling wilayah Desa Palopo, seluruh tolangga dan toyopo kemudian diantar masuk ke Masjid Jami Baiturrahman. Isinya dibagikan kepada para pezikir yang sejak Sabtu malam, 29/08/2026, melantunkan zikir atau dikili hingga pagi hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Usai pembagian, acara dilanjutkan dengan prosesi adat dua lo u lipu. Prosesi ini diawali dengan penjemputan Camat Marisa oleh para pemangku adat menuju masjid.

Camat Marisa, Usman Bay, mengapresiasi semangat warga Desa Palopo dalam menjaga tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, lanjutan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Palopo cukup meriah. Sejak pagi dilaksanakan pawai dan seluruh tolangga diarak mengelilingi sebagian wilayah Marisa. Ini menunjukkan komitmen dan antusiasme masyarakat dalam mencintai Rasulullah SAW serta mensyukuri kelahiran beliau,” ujar Usman.

Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan dan ditingkatkan setiap tahunnya. Dengan begitu, budaya Gorontalo dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tetap hidup.

“Jangan hanya terjebak pada kemeriahan perayaannya. Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Palopo Agus Hulubangga menyebut, kegiatan Maulid tingkat desa ini merupakan lanjutan dari perayaan yang sebelumnya digelar di tingkat Kabupaten Pohuwato.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan khidmat dan lancar. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Palopo yang telah berpartisipasi membawa walima dan toyopo ke Masjid Jami Baiturrahman termasuk walima dari Polres Pohuwato dan pihak-pihak lain sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Agus.

Ia berharap momentum Maulid ini menjadi pengingat bagi warga untuk semakin mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.

“Semoga melalui perayaan ini kita dapat meneladani sikap Rasulullah SAW dalam memimpin umat, termasuk dalam kehidupan rumah tangga. Beliau merupakan teladan dalam memperlakukan keluarga dengan penuh kasih sayang dan tidak bersikap kasar,” pungkasnya.(BMW-3)

Pohuwato Gelar Maulid Nabi 1448 H dengan Khidmat dan Nuansa Adat Gorontalo

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato pada Senin, 24 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama Lembaga Adat Pohuwato kembali menggelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi agenda tahunan daerah ini.

Perayaan tahun ini dibuka dengan iring-iringan prosesi adat yang berangkat dari Rumah Jabatan Bupati Pohuwato menuju Masjid Agung Baiturrahim. Sesampainya di masjid, seluruh peserta kemudian menunaikan salat Isya secara berjemaah sebagai pembuka rangkaian ibadah.

Momen Maulid yang mengusung semangat nasional sekaligus kearifan lokal Gorontalo ini dihadiri Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua DPRD Pohuwato, jajaran Forkopimda, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, hingga perwakilan Lembaga Adat Pohuwato.

Turut hadir pula Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali, Ketua DWP Pohuwato Ny. Suriyati Iskandar Datau, perwakilan organisasi perempuan, serta para ASN di lingkungan Pemkab Pohuwato yang memenuhi masjid.

Hikmah Maulid disampaikan oleh Kadhi Pohuwato, Ustaz Syaiful Sabu. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak umat untuk menjadikan perjalanan hidup dan akhlak Rasulullah SAW sebagai cermin dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga yang berhalangan hadir karena menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah. Iwan menegaskan dirinya ditugaskan langsung oleh bupati untuk mengikuti perayaan ini.

Menurut Wabup, peringatan Maulid yang digelar setiap tahun tidak cukup berhenti sebagai acara formalitas. Ia harus menjadi ruang untuk refleksi, muhasabah, dan memperkuat semangat meneladani Rasulullah SAW.

“Baginda Rasulullah SAW tidak hanya membawa wahyu, tetapi juga memberi contoh nyata bagaimana nilai-nilai Islam diterapkan dalam rumah tangga, bermasyarakat, hingga bernegara. Karena itu, lewat momentum ini mari kita teladani sifat-sifat beliau,” ujar Iwan.

Di tengah dinamika zaman yang semakin berat, lanjutnya, umat Islam sangat membutuhkan semangat dan nilai warisan Rasulullah seperti kejujuran, kasih sayang, keadilan, kepedulian, serta ukhuwah Islamiah.

“Nilai-nilai itu jangan hanya kita pahami, tapi harus kita amalkan. Dengan begitu, peringatan Maulid akan memberi dampak baik bagi pribadi, keluarga, masyarakat, bahkan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tambahnya.

Setelah rangkaian acara nasional selesai, suasana berlanjut dengan prosesi tradisional Gorontalo. Dimulai dengan doa bersama, lalu dilanjutkan lantunan zikir atau dikili oleh para pezikir yang berlangsung hingga keesokan harinya.

Tradisi ini menjadi bukti nyata upaya melestarikan adat dan budaya Gorontalo. Sekaligus mempertebal nilai-nilai keagamaan dan mempererat rasa kebersamaan masyarakat Pohuwato dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.(BMW-3)

Puncak HUT ke-81 RI Tingkat Kecamatan Marisa Ditutup Meriah, Sekda Pohuwato: Efisiensi Bukan Penghalang Semangat

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Marisa akhirnya resmi ditutup, Sabtu 22 Agustus 2026.

Penutupan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, yang mewakili Bupati Pohuwato. Ia hadir bersama Camat Marisa, Usman Bay. Lokasinya di Taman Pemuda Blok Plan Perkantoran Marisa.

Acara penutupan ini dihadiri lengkap. Mulai dari perwakilan Kapolsek Marisa, perwakilan Danramil Marisa, perwakilan Bank SulutGo Cabang Marisa, para kepala desa, panitia, jajaran guru, orang tua peserta, hingga undangan lainnya turut memadati lokasi.

Dalam sambutannya, Sekda Iskandar Datau mengawali dengan menyampaikan permohonan maaf. Bupati Pohuwato dan Wakil Bupati Pohuwato berhalangan hadir karena sedang menjalankan agenda pemerintahan di tempat lain.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi. Pemerintah Kecamatan Marisa, panitia, pemerintah desa, dan semua pihak dinilai berhasil menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Marisa.

Menariknya, semua kegiatan itu bisa berjalan lancar meski berada di tengah efisiensi anggaran. Mulai dari pertandingan olahraga sampai berbagai perlombaan lainnya tetap terlaksana dengan baik.

“Ini sungguh sangat luar biasa. Atas nama pemerintah daerah kami sampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah mengambil bagian merayakan HUT kemerdekaan tingkat kecamatan. Begitu juga kecamatan lain yang ikut menyemarakkan HUT RI,” jelas Iskandar.

Menurutnya, memperingati kemerdekaan tidak cukup hanya seremoni. Ini juga momentum untuk mengingat perjuangan para pendahulu sekaligus mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian nyata.

“Jadi ini tanggung jawab kita bersama sebagai generasi yang diberi amanah untuk mengisi kemerdekaan. Apa pun yang kita lakukan, mari ambil bagian untuk kebaikan negeri yang kita cintai bersama,” tegasnya.

Iskandar menambahkan, peran pemerintah desa dan dukungan berbagai pihak sangat krusial. Tanpa dukungan itu, sulit rasanya setiap rencana kegiatan bisa terwujud.

“Dengan dukungan jajaran pemerintah desa dan pihak lain, apa pun yang kita rencanakan akan bisa kita wujudkan asal ada kemauan,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Camat Marisa Usman Bay menyampaikan laporan. Ia menyebut rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Marisa sudah dimulai sejak pencanangan.

Sepanjang peringatan, berbagai kegiatan digelar. Ada pertandingan olahraga, lomba seni, gerak jalan, pawai kemerdekaan, hingga zikir bersama anak yatim di Kantor Camat Marisa.

Usman menyoroti satu hal penting. Pelaksanaan di tengah efisiensi anggaran justru mengingatkan kembali pada semangat juang para pahlawan.

“Tidak ada teori perang mana pun, baik konservatif maupun kontemporer, yang bilang bambu runcing bisa kalahkan meriam. Tapi sejarah membuktikan, dengan semangat persatuan dan patriotisme kita dulu bisa merdeka,” ungkapnya.

Semangat itu, kata dia, kembali terlihat tahun ini. Di tengah keterbatasan, semua pihak tetap menunjukkan kebersamaan, rela berkorban, dan patriotisme. Hasilnya, seluruh rangkaian kegiatan bisa tuntas dilaksanakan.

Camat juga tak lupa mengucapkan terima kasih. Apresiasi disampaikan kepada guru, kepala sekolah, pemerintah desa, sponsor, donatur, pengusaha, hingga masyarakat yang ikut andil.

Dukungan itu, menurutnya, menjadi kunci terselenggaranya perayaan secara mandiri di Marisa. Padahal Marisa sendiri adalah ibu kota Kabupaten Pohuwato.

“Terima kasih kepada sponsor Bank SulutGo dan orang-orang baik yang menyumbang materi. Dan satu hal lagi, kegiatan ini bisa jalan karena kreativitas dan semangat peserta. Merekalah kunci keberhasilan sampai malam puncak hari ini,” katanya.

Semangat tersebut kemudian dituangkan ke dalam tema peringatan tahun ini: “Efisien dalam Anggaran, Maksimal dalam Pengabdian.” Usman berjanji, peringatan HUT ke-82 tahun depan akan dibuat lebih maksimal lagi.

Puncak acara ditutup dengan penyerahan hadiah dan bonus. Penerimanya adalah para pemenang lomba gerak jalan SD, SMP, SMA/SMK, dan umum, lomba pawai kemerdekaan, lomba sambung lirik, Piala Camat Marisa untuk lomba pidato antarkepala dusun, serta pertandingan bulu tangkis dan bola voli.(BMW-3)

Lahan Tidur di Motolohu Hidup Lagi! Pohuwato Genjot Cetak Sawah 5.000 Hektare

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Pemanfaatan lahan cetak sawah di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato kembali digulirkan. Area yang dulunya mangkrak dan tidak tersentuh, sekarang mulai diolah warga guna mendongkrak hasil pertanian.

Hamparan lahan seluas kurang lebih 2 hektare itu berada di sisi barat. Lokasinya masih menyatu dengan areal persawahan yang sebelumnya sudah dikembangkan. Kini petani sudah mulai menanam padi melalui Gerakan Tanam Padi dalam program PM-AAS.

Proses tanam perdana ini langsung ditinjau Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Ia turun ke lapangan bersama Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir, Anggota DPRD Pohuwato Abdul Hamid Sukoli, dan mantan Kadis Pertanian Pohuwato Kamri Alwi. Turut hadir Camat Randangan Saharudin Saleh, Tim Ahli Bupati, unsur TNI, serta kelompok tani Desa Motolohu pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Bupati Saipul mengungkapkan, lahan ini sebelumnya terlantar. Karena ditumbuhi semak dan pohon besar, masyarakat tidak bisa memanfaatkannya.

Setelah saluran irigasi kembali berfungsi, lahan tersebut mulai dibuka bertahap. Pengelolaannya dilakukan gotong royong antara warga, pemerintah, dan mendapat dukungan penuh dari Kodim 1313 Pohuwato.

“Lokasi ini tadinya tidak termanfaatkan dan menjadi lahan tidur. Setelah saluran irigasi aktif, lahan yang sebelumnya dipenuhi rerumputan dan pohon-pohon besar ini mulai dikelola masyarakat bersama pemerintah, dengan bantuan jajaran Kodim 1313 Pohuwato,” jelas Bupati.

Dampaknya sudah terasa. Beberapa hektare yang lebih dulu dibuka bahkan sudah dua hingga tiga kali panen. Capaian itu membuat pemda dan masyarakat termotivasi untuk terus memperluas lahan dalam satu hamparan yang sama.

“Lahan baru ini sekitar 2 hektare dan mulai dilakukan penanaman perdana saat ini. Keseluruhan lahan tidur di lokasi ini sekitar 50 hektare. Kami terus mengejar target, karena Kabupaten Pohuwato mendapat program cetak sawah seluas 5.000 hektare,” ungkapnya.

Saipul berharap kunjungan Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia ke Pohuwato bisa menjadi energi tambahan. Dukungan organisasi itu dinilai penting untuk menyukseskan program cetak sawah daerah.

Menurutnya, dukungan lintas pihak sangat diperlukan. Apalagi DPN Tani Merdeka Indonesia punya jejaring kuat di pemerintah pusat, sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan petani agar program pertanian di Pohuwato berjalan maksimal.

“Harapan kami, kedatangan Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia ini bisa membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan program tersebut. Beliau memiliki jaringan yang kuat di pemerintah pusat, sehingga kami berharap dapat bersama-sama membantu memenuhi berbagai kebutuhan petani,” ujarnya.

Selain sarana produksi, Bupati juga menekankan pentingnya alat dan mesin pertanian. Alsintan disebut sebagai kunci utama untuk mempercepat pengolahan lahan.

Ia berharap bantuan alsintan terus ditingkatkan. Dengan begitu petani Pohuwato akan lebih mudah mengelola lahan dan menaikkan produktivitas, sejalan dengan target perluasan areal persawahan di daerah ini.(BMW-3)

BPKP Gorontalo Sampaikan Hasil Evaluasi ke Pohuwato, Bupati Saipul: Jadikan Ini Bahan Perbaikan

POHUWATO (barometernewsgo com)-Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menghadiri kegiatan penyampaian hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan RI Perwakilan Provinsi Gorontalo. Acara berlangsung di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato, pada Rabu 19 Agustus 2026.

Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Pohuwato. Dari BPKP Gorontalo hadir Kepala Perwakilan Mohamad Riyanto, S.E., M.A.P. Ia didampingi Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Asri Murtini, Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara Musyad, Auditor Ahli Madya selaku Pengendali Teknis Joko Suyoto, Ketua Tim Evaluator Taufiq Ramadhan, dan Anggota Tim Evaluator Mukhammad Wahyu.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo beserta jajaran atas kehadirannya di Pohuwato.

Bupati menegaskan, kehadiran BPKP tidak hanya sebatas pengawasan. Lebih dari itu, BPKP merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan pembangunan berjalan efektif, efisien, transparan, dan fokus pada capaian hasil.

“Penyampaian hasil evaluasi pada hari ini memiliki arti yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Hasil evaluasi yang disampaikan tentunya tidak kita pandang semata-mata sebagai penilaian, tetapi harus kita jadikan sebagai cermin untuk melihat sejauh mana kualitas perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, dan pelaporan pembangunan daerah telah berjalan dengan baik,” ujar Bupati.

Ia berharap seluruh jajaran Pemkab Pohuwato, khususnya pimpinan OPD dan pejabat fungsional perencana, bisa menerima setiap catatan, rekomendasi, dan masukan dari BPKP secara terbuka.

Bupati juga menginstruksikan Sekretaris Daerah dan seluruh pimpinan OPD agar menindaklanjuti hasil evaluasi dan rekomendasi tersebut dengan serius, terukur, dan tepat waktu.

“Saya minta agar hasil evaluasi dan rekomendasi yang disampaikan pada hari ini ditindaklanjuti secara serius, terukur, dan tepat waktu. Mari kita jadikan kegiatan hari ini sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, perbaikan, dan penguatan tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Menurut Bupati, melalui sinergi antara Pemkab Pohuwato, BPKP, pimpinan OPD, dan fungsional perencana, sistem perencanaan serta pengelolaan pembangunan daerah bisa terus diperkuat. Harapannya agar pembangunan semakin berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil evaluasi oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo Mohamad Riyanto. Paparan itu diikuti Bupati Pohuwato bersama para pimpinan OPD.

Penutupan kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara. Penandatanganan dilakukan antara BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan evaluasi perencanaan dan penganggaran.(BMW-3)

Pani Gold Mine Peringati HUT Ke-81 RI: Tak Ada Emas Seharga Nyawa, Keselamatan di Atas Segalanya

POHUWATO (barometernewsgo.com)– Pani Gold Mine menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8) di area KM 0 Pani Gold Mine, Pohuwato.

Peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat
nasionalisme sekaligus mengingatkan seluruh insan perusahaan akan tanggung jawab dalam menjaga kekayaan alam Indonesia melalui kegiatan pertambangan yang aman, profesional, dan bertanggung jawab.

Upacara dipimpin oleh Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources, Boyke P. Abidin, selaku Inspektur Upacara dan diikuti jajaran manajemen serta karyawan Pani Gold Mine.

Rangkaian upacara turut melibatkan anggota Brimob Polda Gorontalo, anggota Brigif 22 Otamanasa, Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Pohuwato, serta Patroli Keamanan
Sekolah Kabupaten Pohuwato.

Di hadapan para peserta upacara, Boyke menyampaikan bahwa makna perjuangan di masa kini tidak lagi diwujudkan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui kerja keras, tanggung jawab, profesionalisme, dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Hari ini kita tidak lagi mengangkat bambu runcing. Tetapi kita mengangkat tanggung
jawab. Kita mengoperasikan alat-alat raksasa. Kita menembus perut bumi.
Kita bekerja siang dan malam. Bukan hanya mencari emas. Tetapi mengangkat martabat Indonesia,” ujar Boyke.

Menurutnya, para pekerja tambang memiliki peran lebih besar dari sekadar menjalankan pekerjaan operasional. Mereka merupakan bagian dari upaya menjaga dan mengelola kekayaan alam Indonesia yang berada di tanah Gorontalo.

“Jangan pernah berpikir kita hanya pekerja tambang. Kita adalah salah satu penjaga
kekayaan negeri ini yang ada di Pohuwato, dari tanah Gorontalo yang diberkahi ini. Kita mengubah sumber daya menjadi harapan. Kita mengubah batuan menjadi nilai untuk bangsa,” lanjutnya.

Namun, di balik nilai ekonomi dari emas yang dihasilkan dari bumi Pohuwato, Boykemenegaskan bahwa terdapat hal yang tidak dapat ditawar dalam kegiatan pertambangan, yaitu keselamatan manusia.

“Tidak ada satu gram emas pun yang lebih berharga daripada satu nyawa manusia.
Jika emas bisa dicari kembali, maka nyawa tidak akan pernah bisa diganti,”tegas Boyke

Ia menekankan bahwa keselamatan bukan sekadar prosedur atau aturan perusahaan, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap kehidupan dan keluarga para pekerja. Karena itu, seluruh karyawan diajak untuk membangun budaya saling peduli dan berani mengambil tindakan apabila menemukan kondisi yang tidak aman.

“Pahlawan yang berani berkata, ‘Stop, ada yang tidak aman!’ Pahlawan yang berani mengingatkan rekannya meskipun itu sahabatnya sendiri. Pahlawan yang lebih
memilih terlambat lima menit daripada kehilangan satu nyawa,” katanya.

Semangat kepahlawanan tersebut, lanjut Boyke, dapat diwujudkan setiap hari melalui keputusan yang benar, komunikasi yang jujur, kepedulian terhadap rekan kerja, serta keberanian untuk menempatkan keselamatan di atas target maupun kepentingan lainnya.

Selain keselamatan, Boyke juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam
menjalankan kegiatan operasional.

“Tidak ada departemen yang paling hebat. Tidak ada jabatan yang paling penting.
Yang ada hanyalah Satu Tim, Satu Tujuan, Satu Tanggung Jawab,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh karyawan untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam setiap aktivitas pekerjaan, dengan terus bekerja secara profesional sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

“Semangat itu hidup di setiap langkah kaki kita. Di setiap keputusan yang benar.
Disetiap komunikasi yang jujur. Di setiap tangan yang saling membantu. Di setiap doa sebelum memulai pekerjaan. Dan di setiap insan yang memilih keselamatan di atas
segalanya,” tutup Boyke.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI yang melibatkan karyawan serta keluarga besar Pani Gold Mine.

Berbagai lomba dan permainan tradisional turut digelar untuk menciptakan suasana perayaan yang meriah
sekaligus mempererat kebersamaan antarinsan perusahaan dan keluarga.

Melalui peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Pani Gold Mine menegaskan
komitmennya untuk terus menjalankan kegiatan pertambangan secara aman, profesional,
dan bertanggung jawab.

Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kerja nyata dalam
menjaga kekayaan alam Indonesia, menciptakan nilai bagi masyarakat, serta
bersama-sama membangun masa depan Pohuwato, Gorontalo, dan Indonesia.

Dari bumi Pohuwato, emas dijaga dengan tanggung jawab, keselamatan dijunjung di
atas segalanya dan masa depan Indonesia dibangun bersama.(BMW-3)

Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Pohuwato Khidmat, Bupati: Paskibraka Teladan Generasi Muda

POHUWATO (barometernewsgo.com)– Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Pohuwato saat upacara penurunan bendera dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Pohuwato, Senin 17 Agustus 2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Pohuwato AKBP Busroni. Upacara tersebut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Iwan S. Adam, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Pohuwato bersama para asisten, staf ahli bupati, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Dari unsur organisasi perempuan hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali, Ketua PIAD Erna Giasi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Pohuwato Suriyati Iskandar Datau, serta perwakilan organisasi wanita lainnya.

Prosesi upacara berlangsung tertib sejak awal. Dimulai dari penurunan Sang Merah Putih hingga penyerahan bendera kepada Inspektur Upacara. Tepuk apresiasi menggema saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka menyelesaikan tugasnya dan meninggalkan lapangan, menciptakan suasana haru dan bangga.

Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Pohuwato 2026. Mereka dinilai berhasil menjalankan tugas dengan baik, baik saat pengibaran pagi maupun penurunan sore.

“Ini adalah pekerjaan yang mulia, karena tidak semua orang berkesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten. Apa yang telah didapat selama latihan hingga pelaksanaan hari ini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi adik-adik. Insyaallah, kelak kalian menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan daerah Pohuwato tercinta,” ungkap Bupati.

Bupati menyebut, menjadi anggota Paskibraka adalah kesempatan langka. Setiap calon harus melewati proses seleksi dan menunjukkan sikap tekun, disiplin, serta kesiapan menjalankan tugas.

“Semua orang tentu berkeinginan menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten, tetapi kesempatan itu ditentukan oleh ketekunan dan kesiapan adik-adik karena semuanya harus melalui seleksi. Olehnya, jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga. Kami berdoa semoga adik-adik menjadi orang-orang baik dan cita-cita yang diinginkan dapat tercapai,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Berkat dukungan pelatih, panitia, Paskibraka, dan orang tua, rangkaian upacara mulai dari detik-detik Proklamasi hingga penurunan bendera bisa berjalan lancar dan aman.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak, baik pelatih, panitia, adik-adik Paskibraka maupun orang tua, yang bersama-sama mendukung dan menyukseskan upacara detik-detik Proklamasi dan penurunan bendera yang kita saksikan bersama. Semuanya berjalan lancar dan aman,” kata Saipul.

Keberhasilan pelaksanaan tahun ini, kata Bupati, diharapkan bisa menjadi motivasi. Agar penyelenggaraan peringatan Hari Kemerdekaan di tahun-tahun berikutnya semakin baik dan berkualitas.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa seluruh rangkaian HUT ke-81 RI merupakan wujud cinta tanah air. Sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang dan pahlawan yang telah merebut kemerdekaan.

“Apa yang kita lakukan ini adalah wujud kecintaan terhadap bangsa Indonesia yang pada tahun ini telah berusia 81 tahun. Ini juga merupakan persembahan bagi para pejuang dan para pahlawan yang telah berhasil meraih kemerdekaan dari tangan penjajah,” pungkasnya.(BMW-3)