News

BKPSDM Pohuwato Jelaskan Soal Nomor Surat “000” dan Pemindahtugasan PPPK

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato angkat bicara terkait pemberitaan pemindahtugasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK. Sekaligus meluruskan polemik penomoran surat “000” yang sempat jadi sorotan publik.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Pohuwato, Rahmat Ma’ruf, menjelaskan penomoran surat tersebut keluar otomatis dari Sistem Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik, SRIKANDI.

Menurut Rahmat, angka “000” bukan kesalahan. Itu merupakan kode jenis surat. Jadi semua surat dengan jenis yang sama akan memiliki kode awal yang sama. Yang membedakan adalah nomor urut di tengah. Nomor urut terletak setelah kode dan sebelum angka Romawi yang menunjukkan bulan penerbitan. Dengan begitu, setiap surat tetap punya nomor berbeda.

Mengenai pemindahtugasan PPPK, Rahmat menegaskan ini bukan mutasi permanen. Perpindahan dilakukan melalui Surat Tugas, bukan Surat Perintah Tugas. Istilah Surat Perintah Tugas memang sudah tidak digunakan lagi dalam ketentuan tata naskah dinas saat ini.

Pemindahtugasan yang dilakukan sifatnya pertukaran tempat tugas. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi pegawai dan kebutuhan pelayanan di lapangan.

Rahmat menyebut keputusan itu lahir setelah Pemda menerima banyak keluhan dari PPPK. Ada pegawai yang mengalami keguguran sampai dua kali karena kelelahan menempuh jarak jauh dari rumah ke tempat tugas. Ada juga yang baru mengalami kecelakaan dan ada yang sedang sakit.

“Atas persoalan itu daerah tidak kaku. Pemerintah daerah telah hadir memberikan solusi, apalagi menyangkut kesehatan, keluarga dan pelayanan masyarakat,” jelas Rahmat, Rabu (09/09/2026).

Ia memastikan pertukaran tempat tugas dilakukan dengan prinsip tidak merugikan siapa pun. Baik PPPK yang bertukar maupun masyarakat penerima layanan tetap harus aman.

Penempatan juga disesuaikan dengan jabatan. Bidan ditempatkan dengan bidan, perawat dengan perawat. Dengan skema ini tidak akan terjadi kekosongan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan.

Rahmat menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan arahan nasional untuk mendekatkan ASN dengan tempat tinggal. Namun pelaksanaannya tetap harus sesuai mekanisme yang berlaku.

Prosesnya dimulai dari pengajuan permohonan oleh PPPK. Setelah itu diproses dan jika disetujui, Surat Tugas ditandatangani Sekretaris Daerah selaku Pejabat yang Berwenang atau PyB.

Mekanisme yang sama, kata Rahmat, bisa diterapkan untuk ASN tenaga kesehatan lain dengan kondisi khusus. Syaratnya ada permohonan, ada kesepakatan kedua pihak, dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

“Dua-duanya mau, tidak ada yang dirugikan, pegawai terbantu dan masyarakat juga tetap terlayani. Ini merupakan win-win solution,” tegasnya.

Di akhir penjelasan, Rahmat kembali meluruskan. Pemindahtugasan PPPK ini bukan perpindahan permanen. Ini hanya pertukaran tempat tugas yang didasarkan pada kebutuhan, kondisi pegawai, dan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.(BMW-3)

Resmi Dilantik, GOW Pohuwato 2026–2031 Siap Jadi Mitra Strategis Pemda

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Pengurus Gabungan Organisasi Wanita atau GOW Kabupaten Pohuwato masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan. Prosesi berlangsung pada Rabu, 09/09/2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato. Pelantikan langsung dipimpin Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.

Kepemimpinan baru GOW Pohuwato kini berada di tangan Ny. Erna Nento Giasi. Dengan pelantikan ini, Erna bersama jajaran pengurus memulai tugas selama lima tahun ke depan untuk menggerakkan organisasi perempuan terbesar di Pohuwato.

Acara pelantikan turut dihadiri unsur pimpinan daerah. Tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Beni Nento, Ketua Pengadilan Agama Marisa Sitriya Daud, S.H.I., M.H., Kepala Kemenag Pohuwato Rais Abaidata, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Umar, Staf Ahli Bupati Amrin Umar, Ketua Baznas Pohuwato Ruzali Hunowu, Kepala BPJS Kesehatan, Direktur RSUD Bumi Panua, hingga Sekretaris DP3AP2KB.

Dari unsur organisasi perempuan, hadir pula Ketua BKOW Provinsi Gorontalo Ny. Nurinda Rahim. Turut hadir Ketua GOW Pohuwato periode 2020–2025 Suharsi Igirisa yang kini dipercaya sebagai Badan Kehormatan GOW Pohuwato. Seluruh ketua organisasi wanita anggota GOW Kabupaten Pohuwato juga memenuhi ruangan.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menitipkan harapan besar agar GOW di bawah komando Erna Nento Giasi dapat menjadi motor penggerak program-program pembangunan di Pohuwato.

Bupati menegaskan peran GOW sangat penting bagi pemerintah daerah. “Harapan kami periode saat ini dapat melanjutkan program-program yang telah ditorehkan oleh ketua yang lama. Tidak harus selalu hadir dalam kelembagaan atau struktur kepengurusan, tetapi mampu hadir untuk mewujudkan dan mengimplementasikan program-program sebagai kelanjutan dari kepengurusan sebelumnya,” ujar Saipul.

Ia juga menekankan posisi perempuan dalam pembangunan. Menurutnya, perempuan memiliki kedudukan yang setara dan strategis. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping dalam rumah tangga, tetapi juga sebagai agen perubahan, penggerak pembangunan, pendidik generasi, serta kekuatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Karena itu kami berharap Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Pohuwato dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendorong peran aktif kaum perempuan dalam pembangunan Kabupaten Pohuwato,” ungkapnya.

Selain fokus pada pemberdayaan, Bupati ingin GOW menjadi wadah pemersatu. Dengan menghimpun berbagai organisasi wanita, GOW diharapkan menjadi rumah bersama. Di dalamnya beragam latar belakang, pemikiran, dan potensi perempuan bisa bertemu dalam semangat kebersamaan.

Bupati mengingatkan perbedaan antarorganisasi jangan sampai jadi sekat. “Mari kita bangun semangat persatuan, gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial, sehingga GOW benar-benar hadir sebagai organisasi yang memberikan energi positif bagi pembangunan daerah,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 Erna Nento Giasi memaparkan kondisi organisasi saat ini. Tercatat ada 21 organisasi wanita yang bernaung di bawah GOW Pohuwato.

Erna menyebut GOW adalah satu-satunya wadah organisasi wanita di Pohuwato yang secara resmi bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan.

Ia menegaskan pelantikan ini bukan soal kebanggaan pribadi. “Amanah yang diberikan kepada saya adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara bersama-sama,” tegas Erna.

GOW Pohuwato mengusung tema “Momiduduto Buhuta Wawu Walama Mongo Mbui to Lipu lo Pohuwato” yang berarti mengukuhkan persatuan dan kesatuan perempuan di Bumi Panua Pohuwato. Bagi Erna, tema itu bukan sekadar slogan.

“Bagi saya tema ini bukan merupakan slogan atau hanya ucapan belaka, tapi bagi kami adalah semangat dan kemitraan untuk Pemerintah Kabupaten Pohuwato,” jelas Erna.

Erna mengajak seluruh pengurus menjadikan masa bakti 2026–2031 sebagai momentum. “Lima tahun kebersamaan, lima tahun pengabdian, dan lima tahun berkarya untuk perempuan Pohuwato,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Erna menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya. Ia menyebut Suharsi Igirisa sebagai panutan yang telah membawa GOW bersinergi dengan pembangunan daerah.

“Beliau adalah panutan kami. GOW sebelumnya memang sudah sangat luar biasa dan sudah sangat bersinergi untuk pembangunan daerah Kabupaten Pohuwato,” katanya.

Erna menutup dengan mengajak seluruh pengurus baru untuk mengedepankan kerja bersama dan memperkuat persatuan perempuan di Pohuwato.(BMW-3)

Desa Kalimas Jadi yang Pertama, Bonus PBB Taluditi Cair

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Komitmen Camat Taluditi Irfan Lalu akhirnya terbukti. Apresiasi untuk desa tercepat melunasi Pajak Bumi dan Bangunan PBB Tahun 2026 resmi diberikan.

Desa Kalimas keluar sebagai pemenang. Mereka menjadi desa pertama di Kecamatan Taluditi yang menuntaskan pembayaran PBB tahun ini. Dengan capaian itu, Kalimas berhak menerima bonus sesuai janji yang pernah disampaikan camat.

Penyerahan bonus dilakukan Senin 07/09/2026 di Kantor Camat Taluditi. Yang menyerahkan langsung Sekretaris Camat Taluditi Zainudin Ismail. Penerimanya Sekretaris Desa Kalimas Tarno. Turut hadir aparat Kecamatan Taluditi dan jajaran Pemerintah Desa Kalimas.

Janji bonus ini sebenarnya sudah lama digaungkan Irfan Lalu. Tepatnya sejak awal dirinya dipercaya menjabat sebagai Camat Taluditi.

Saat itu, dalam rapat evaluasi PBB bersama para kepala desa, kepala dusun, dan Satgas PBB se-Kecamatan Taluditi, Irfan menegaskan akan memberi bonus khusus. Kriterianya jelas: desa pertama yang mampu melunasi PBB 100 persen.

Kini janji itu dibayar lunas. Desa Kalimas menuntaskan kewajiban PBB pada Agustus 2026. “Iya, saya pernah berjanji, dan saat ini janji itu saya penuhi setelah pada Agustus ini sudah ada desa yang telah melunasi PBB 100 persen,” terang Irfan Lalu.

Menurutnya, bonus ini bukan hanya soal angka. Lebih dari itu, ini bentuk penghargaan pemerintah kecamatan kepada pemerintah desa dan seluruh aparat yang sudah bekerja keras mengejar target PBB.

Irfan berharap, penghargaan ini bisa menjadi penyemangat. Tujuannya agar desa-desa lain di Taluditi ikut terpacu meningkatkan capaian pelunasan PBB dan mempercepat realisasi target.

“Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan kepada desa yang mampu melunasi PBB lebih cepat. Ini juga menjadi motivasi bagi aparat desa yang telah bekerja keras tanpa lelah untuk mencapai target PBB yang telah ditentukan,” jelasnya.

Di sela penyerahan, Sekcam Zainudin Ismail juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Kalimas. Ia menegaskan, bonus ini adalah bukti nyata Camat Taluditi menepati komitmennya.

“Bonus seperti ini bukan pertama kali dilakukan di Taluditi. Beberapa tahun silam, hal serupa juga pernah dilakukan oleh camat sebelumnya, kemudian sempat berhenti. Alhamdulillah, pada pemerintahan camat saat ini, pemberian bonus bagi desa yang tercepat melunasi PBB kembali dilakukan,” ungkap Zainudin.

Ia berharap kegiatan apresiasi seperti ini bisa terus dilanjutkan. Menurutnya, ini salah satu cara efektif untuk mendorong desa meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

Mewakili Camat Taluditi, Zainudin pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kalimas. Kerja keras dan komitmen mereka dinilai layak diapresiasi karena mampu menjadi desa pertama yang melunasi PBB 100 persen Tahun 2026.

“Terima kasih banyak kepada Pemerintah Desa Kalimas. Semoga ke depan bonus seperti ini tetap dilakukan. Bagi desa-desa lainnya, kiranya dapat terus berusaha sehingga bonus yang diberikan camat ini menjadi motivasi bagi pemerintah desa di Kecamatan Taluditi,” pungkasnya.(BMW-3)

Taman Pemuda Marisa Jadi Saksi Penutupan HUT Ke-81 RI Pohuwato yang Penuh Semangat

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Pohuwato resmi ditutup. Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menutup seluruh kegiatan pada Minggu, 06/09/2026, di Taman Pemuda, Blok Plan Perkantoran Marisa.

Momen penutupan itu sekaligus menjadi ajang penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba. Beragam perlombaan sendiri sudah digelar sejak 5 hingga 17 Agustus lalu sebagai bagian dari semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hadir dalam acara penutupan tersebut Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam. Turut mendampingi Ketua Pengadilan Negeri Marisa, Kasdim, Kabag Ops, Pinca BRI Cabang Marisa, perwakilan Pinca BSG Cabang Marisa, dan Sekda Pohuwato Iskandar Datau. Jajaran lain yang hadir meliputi para asisten, pimpinan OPD, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali, para camat, kepala bagian, sekretaris OPD, hingga ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sudah ikut menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pohuwato.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara, para sponsor, serta pihak keamanan yang telah berperan aktif dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Bupati.

Menurutnya, kegiatan semarak HUT Proklamasi memang agenda rutin setiap tahun. Namun perayaan tahun ini terasa berbeda karena seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan tanpa menyentuh anggaran APBD.

“Setiap tahun kegiatan seperti ini rutin kita laksanakan. Alhamdulillah, dalam kegiatan ini tidak sedikit pun anggaran APBD yang digunakan. Seluruhnya berasal dari dukungan para sponsor. Karena itu, sekali lagi saya menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh sponsor yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Polres Pohuwato, khususnya Kapolres, yang telah memfasilitasi Lapangan Polres Pohuwato sebagai tempat pelaksanaan Upacara 17 Agustus.

Tak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dandim 1313 Pohuwato bersama Kasdim dan seluruh jajaran. Personel TNI disebut ikut ambil bagian penting dalam menyukseskan upacara, terutama pada rangkaian penaikan dan penurunan bendera Merah Putih.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pohuwato, Mahyudin Ahmad, dalam laporannya menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI telah selesai dilaksanakan.

Ia merinci, sejumlah lomba yang digelar antara lain pertandingan domino, catur, sambung lirik, balap kelereng, memasukkan bola dalam loyang, serta memasukkan bola dalam lintasan.

Mahyudin menambahkan, pembiayaan kegiatan berasal dari partisipasi ASN serta dukungan sejumlah pihak. Di antaranya Bank SulutGo Cabang Marisa, Bank BRI Cabang Marisa, PT Pani Gold Mining, PT BJA, PT Sangati Soerya Sejahtera, dan PT Uniteda Arkato. “Terima kasih banyak pula atas dukungan hiburan malam hari ini yang dipartisipasikan oleh Ananda Alan,” tutup Mahyudin.

Pada kesempatan itu, hadiah untuk pemenang tujuh jenis perlombaan diserahkan secara simbolis. Penyerahan dilakukan oleh Ketua PN Marisa, Kasdim, Kabag Ops, Sekda Pohuwato, serta Pinca BRI Cabang Marisa.

Rangkaian acara penutupan kemudian diakhiri dengan meriah. Tampil sebagai penutup adalah utusan Dinas P3AP2KB yang berhasil meraih juara pertama pada lomba sambung lirik tahun 2026.(BMW-3)

Kemarau Berkepanjangan di Pohuwato, Pemkab Siagakan Air Bersih 24 Jam

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Cuaca kemarau yang belum selesai membuat Pemerintah Kabupaten Pohuwato waspada. Kekurangan air bersih mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah karena musim kemarau yang terus berlanjut.

Hal itu disampaikan Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat penutupan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Pohuwato di Taman Pemuda Blok Plan, Kawasan Perkantoran Marisa, Minggu 06/09/2026.

Menurut Bupati, sampai sekarang belum ada kepastian kapan musim kemarau akan berakhir. Karena situasi itu, pemerintah daerah terus bekerja memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi. Salah satunya ketersediaan air bersih.

Untuk mengantisipasi dampaknya, Bupati bersama Wakil Bupati Pohuwato sudah memberi instruksi langsung ke Direktur Perumdam Moolango beserta tim. Mereka diminta membuka layanan 1×24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih, terutama warga yang paling terdampak.

“Alhamdulillah, pelayanan tersebut berjalan dengan lancar. Dengan kondisi kemarau yang masih kita rasakan sekarang, insyaallah peran-peran kita dalam rangka menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat terus dilakukan,” ujar Saipul.

Bupati juga menyampaikan apresiasi. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang ikut turun tangan membantu Pemkab menyalurkan air bersih untuk warga yang terdampak kemarau.

Pemerintah daerah, lanjut Saipul, terus memonitor kondisi di lapangan. Bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, ia mengaku hampir setiap hari menerima update terbaru dari para camat di 13 kecamatan.

“Saya sangat bersyukur karena Direktur Perumdam Moolango bersama seluruh jajarannya terus melaporkan kepada kami terkait pelayanan air bersih kepada warga. Saya bersama Pak Wabup dan Pak Sekda juga hampir tiap hari mendapatkan laporan dari para camat di 13 kecamatan mengenai kondisi terkini,” jelasnya.

Saipul berharap kemarau segera berakhir supaya distribusi air bisa kembali normal. Ia mengajak masyarakat memperbanyak doa agar segera diturunkan hujan.

“Kita berharap kondisi ini cepat berlalu. Mari kita tetap berdoa kepada Allah SWT, semoga kemarau segera berakhir dan Allah menurunkan hujan yang berkah bagi kita semua,” pungkasnya.(BMW-3)

Paripurna ke-38, DPRD dan Pemkab Pohuwato Sepakat 3 Agenda Penting

POHUWATO (barometernewsgo.com)– DPRD Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Paripurna ke-38 pada Jumat, 04/09/2026. Rapat ini membahas tiga agenda besar: persetujuan bersama Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Rancangan Perda tentang perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2018 terkait BPD, serta revisi Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib.

Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga hadir langsung bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam. Kehadiran kepala daerah itu menjadi bentuk dukungan eksekutif terhadap pembahasan kebijakan strategis bersama legislatif.

Sidang dipimpin Ketua DPRD Beni Nento. Ia didampingi Wakil Ketua Hamdi Alamri dan Delpan Yanjo. Seluruh anggota DPRD Kabupaten Pohuwato juga tampak mengikuti jalannya paripurna.

Dari jajaran pemerintah daerah, hadir Sekretaris Daerah Iskandar Datau. Turut serta para asisten, staf ahli bupati, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pohuwato.

Rangkaian rapat dimulai dengan laporan Pansus I. Laporan itu membahas perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Badan Permusyawaratan Desa. Usai itu, Ketua Bapemperda menyampaikan laporan terkait usulan perubahan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib DPRD.

Agenda kemudian masuk ke penandatanganan berita acara persetujuan bersama. Tiga dokumen disahkan: Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang BPD, dan perubahan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Pohuwato bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia berterima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, yang telah membahas dokumen Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 secara bersama.

Bupati menilai proses tersebut menunjukkan adanya kebersamaan, sinergi, dan komitmen. Pemerintah daerah dan DPRD dinilai satu suara dalam menjalankan fungsi pemerintahan sekaligus memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, pemerintah daerah selanjutnya akan segera menyusun rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,” ujar Bupati.

Ranperda tersebut nantinya akan diserahkan ke DPRD. Pembahasannya akan mengikuti tahapan dan mekanisme sesuai aturan, termasuk mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Selain pengesahan KUA-PPAS, Bupati menyebut Pemkab bersama DPRD juga terus mendorong penyempurnaan regulasi daerah. Fokusnya pada aturan yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan demokrasi di desa.

Salah satunya adalah perubahan aturan tentang pemilihan dan pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa. Regulasi ini dinilai perlu diperbarui agar lebih sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pemerintahan desa saat ini.

Perubahan itu diharapkan bisa memberi dasar hukum yang lebih jelas. Prinsipnya harus tertib, transparan, dan demokratis, sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan lebih baik.

Di sisi lain, perubahan Tata Tertib DPRD juga dianggap krusial. Hal ini untuk mendukung pelaksanaan tiga fungsi DPRD secara maksimal, yaitu fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Pemerintah daerah mendukung proses perubahan tata tertib DPRD yang dilaksanakan secara cermat, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Bupati.

Menutup sambutannya, Saipul menyampaikan terima kasih. Ia mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Pemkab, serta semua pihak yang telah mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di Pohuwato.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” pungkasnya.(BMW-3)

Pengurus DMI Pohuwato Masa Khidmat 2026–2031 Resmi Dilantik

POHUWATO (barometernewsgo.com)– Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Masjid Agung Baiturrahim Kabupaten Pohuwato, Jumat 04/09/2026.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Pimpinan Wilayah DMI Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd. Susunan pengurus yang dikukuhkan terdiri dari ketua harian, wakil ketua I hingga IV, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, wakil bendahara, serta delapan biro.

Acara tersebut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan S. Adam. Hadir pula perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, serta jajaran pengurus PD DMI Pohuwato yang banyak diisi pejabat dan pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus baru. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab sesuai tupoksi dan AD/ART DMI.

Bupati menegaskan, masjid punya posisi utama sebagai pusat ibadah dan pembinaan spiritual umat. Namun masjid juga mengemban fungsi sosial dan administrasi yang pengelolaannya harus serius.

“Selamat kami sampaikan kepada bapak dan ibu yang telah mengikuti pelantikan. Kami berharap dapat melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga DMI,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, struktur DMI berada di tingkat pusat sampai kecamatan dan desa. Karena itu, pengurus DMI Kabupaten Pohuwato diminta segera melakukan konsolidasi. Pembentukan kepengurusan DMI tingkat kecamatan ditarget tuntas sebelum Ramadan.

“Insyaallah kami juga akan memberikan tugas kepada pengurus baru. Sebelum Ramadan, kepengurusan di tingkat kecamatan sudah harus terbentuk. Pemerintah daerah akan mendukung sepenuhnya,” tegasnya.

Bupati juga berharap, di bawah kepengurusan baru pembenahan masjid di Pohuwato bisa berjalan lebih optimal. Ia ingin fungsi masjid tidak hanya terbatas pada ibadah.

“Insyaallah di bawah kepemimpinan kami, kita harus maju lebih kencang lagi dalam pembenahan masjid. Karena peran utama masjid adalah sebagai pusat ibadah dan spiritual, tetapi ada beberapa fungsi lainnya yang juga harus dilaksanakan,” jelasnya.

Ketua PW DMI Provinsi Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengapresiasi pelaksanaan pelantikan di dalam masjid. Baginya, itu menunjukkan kesungguhan untuk memakmurkan dan membangun rumah Allah.

“Ini yang luar biasa. Kadang kala pelantikan Dewan Masjid dilakukan di hotel atau tempat lainnya, tetapi hari ini dilakukan di masjid. Ini berarti semangat membangun masjid itu betul-betul ada,” ungkap Nelson.

Ia juga memuji kehadiran Bupati dan Wakil Bupati secara bersamaan. Menurutnya, itu menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program DMI di Pohuwato.

“Biasanya hanya diwakili, tetapi luar biasa hari ini saya bangga bahwa pelaksanaan pengukuhan di Pohuwato betul-betul mendapat support dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Nelson menyebut, pelantikan PD DMI Pohuwato merupakan bagian dari konsolidasi DMI di lima kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Dari proses itu, Pohuwato tercatat sebagai daerah pertama yang menggelar pelantikan.

Ia menekankan, ke depan masjid tidak boleh hanya jadi tempat ibadah. Masjid harus dikembangkan menjadi pusat pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, masjid bisa dioptimalkan lewat berbagai program. Contohnya PAUD berbasis masjid, pembentukan koperasi, hingga Baitul Mal wa Tamwil atau BMT yang bisa memberi dampak ekonomi bagi jamaah.

Dengan penguatan organisasi dari kabupaten hingga desa, DMI diharapkan mampu memperluas peran masjid. Sekaligus bersinergi dengan program pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat Pohuwato yang religius dan sejahtera.(BMW-3)

Banggar DPRD dan TAPD Pohuwato Tetap Bahas KUA-PPAS 2026 Malam Ini

POHUWATO (barometernewsgo.com)– Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pohuwato akan menggelar rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Agendanya membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan Tahun Anggaran 2026. Rapat dijadwalkan berlangsung Kamis malam ini, 03/09/2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau menyampaikan hal itu. Ia menanggapi pemberitaan salah satu media yang menyebut pembahasan ditunda dan ada persoalan pada dokumen yang disampaikan Pemda.

Menurut Sekda, pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2026 tidak dibatalkan. Penundaan yang terjadi hanya sebatas pergeseran waktu. Rapat yang awalnya direncanakan siang hari akhirnya dipindah ke malam hari.

“Pembahasan tetap akan dilaksanakan. Penundaan yang dimaksud hanya tunda waktu, yang seyogianya pada siang hari ditunda dan dilaksanakan pada Kamis malam ini,” terang Sekda Iskandar saat dikonfirmasi, Kamis 03/09/2026.

Soal isu dokumen belum ditandatangani Bupati dan adanya dugaan penggunaan materi dokumen tahun sebelumnya tertanggal 5 Agustus 2025, Iskandar memberi penjelasan. Ia menyebut kekeliruan hanya terdapat pada bagian pengantar. Sementara isi pokok dokumen KUA-PPAS Perubahan 2026 sudah sesuai.

“Iya, pengantarnya saja yang salah, isi dari dokumen KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 sudah sesuai, dan kesalahan atau kekeliruan itu sudah diperbaiki,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesalahan pada pengantar terjadi karena kelalaian salah satu staf di BPKPD. Namun kesalahan tersebut sudah dikoreksi. Dengan demikian, kata Iskandar, substansi dokumen tidak terganggu dan pembahasan tetap bisa dilanjutkan. “Intinya, malam ini juga pembahasan akan dilanjutkan,” tegasnya.

Dengan begitu, rapat kerja Banggar DPRD bersama TAPD terkait pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026 tetap berjalan. Jadwalnya sudah dipastikan berlangsung Kamis malam.(BMW-3)

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Pohuwato Perkuat Antisipasi Karhutla dan Krisis Air

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Belum adanya tanda musim berganti membuat Pemerintah Kabupaten Pohuwato meningkatkan kewaspadaan. Fokus utama saat ini adalah dampak musim kemarau panjang, mulai dari ancaman kebakaran hutan dan lahan hingga potensi kekurangan air bersih.

Pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh jajaran kecamatan, desa, hingga kelurahan. Mereka diminta siaga penuh terhadap berbagai risiko yang muncul selama kemarau, termasuk kebakaran.

Sebagai langkah awal, Kecamatan Taluditi menjadi wilayah pertama di Pohuwato yang membentuk Posko Karhutla. Posko itu resmi dibentuk pada Selasa kemarin sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di tengah kemarau.

Selain posko, upaya pencegahan juga dilakukan lewat sosialisasi. Kegiatan dipusatkan di Polsek Taluditi sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antarinstansi untuk mencegah dan menangani potensi Karhutla.

Sosialisasi pencegahan Karhutla digelar Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini digagas PT Loka Indah Lestari bersama Forkopimcam Taluditi, Bank SulutGo, dan Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo.

Kolaborasi lintas sektor itu menunjukkan pentingnya kebersamaan. Pemerintah, dunia usaha, perbankan, organisasi masyarakat, hingga warga perlu bersinergi menghadapi ancaman Karhutla. Diharapkan langkah Taluditi ini bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain untuk membangun kemitraan demi kepentingan bersama.

Upaya Pemerintah Kecamatan Taluditi mendapat apresiasi dari Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Ia menilai pembentukan posko dan sosialisasi pencegahan Karhutla adalah langkah tepat, khususnya untuk wilayah Taluditi.

“Semoga saja tidak ada yang terjadi meski kita telah membangun posko. Akan tetapi, bila ini terjadi, kiranya kebersamaan ini dapat membuahkan hasil yang baik dalam penanganan Karhutla,” ujar Bupati, Kamis 03/09/2026.

Bupati juga meminta Camat Taluditi Irfan Lalu untuk terus mengintensifkan sosialisasi ke masyarakat. Penekanan diberikan kepada para petani agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar sembarangan.

Menurutnya, cuaca saat ini sangat rawan. Api lebih cepat menyebar sehingga kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan.

Bupati menegaskan, sinergi lintas sektor yang sudah terbangun harus terus dijaga. Jangan sampai kerja sama itu hanya berhenti di acara seremonial, tapi harus dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan saat dibutuhkan penanganan bersama.

“Kolaborasi ini harus terus dibina dan diperkuat, sehingga ketika sesuatu terjadi, seluruh pihak sudah siap mengambil langkah bersama,” pungkasnya.(BMW-3)

Pemkab Pohuwato Apresiasi YR TIM dan Pemuda yang Salurkan Air Bersih

POHUWATO (barometernewsgo.com)– Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato mengapresiasi Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju bersama sejumlah organisasi kepemudaan. Apresiasi diberikan atas aksi nyata mereka menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi, Rabu 02/09/2026. Ia menilai langkah cepat YR TIM dan para pemuda adalah bentuk kepedulian yang sangat membantu warga di tengah cuaca ekstrem.

Menurut Iwan, bantuan air bersih yang disalurkan menjadi bukti nyata perhatian kepada warga. Pasalnya banyak masyarakat di Pohuwato yang kesulitan mendapat air bersih akibat kemarau panjang.

“Atas nama pemerintah daerah, saya bersama Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dan seluruh rakyat Pohuwato, menyampaikan apresiasi atas kepedulian YR TIM terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih akibat kemarau panjang yang dirasakan saat ini,” ujar Iwan.

Ia mengatakan, distribusi air bersih tersebut merupakan langkah yang cepat dan tepat sasaran. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang selama musim kemarau sulit mendapatkan air layak pakai.

Wakil Bupati menegaskan, penanganan dampak kekeringan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Diperlukan peran serta dari berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat bisa segera diatasi.

Karena itu, Iwan mendorong terjalinnya sinergi dan kolaborasi. Pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga sosial, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat perlu bergerak bersama menghadapi dampak kekeringan.

Ia menilai, kepedulian yang ditunjukkan YR TIM bersama organisasi kepemudaan adalah contoh positif. Ini membuktikan bahwa persoalan masyarakat bisa diselesaikan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Iwan berharap aksi sosial berupa penyaluran bantuan air bersih terus dilakukan selama kemarau masih berlangsung. Terutama di wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air.

Selain itu, Wabup juga mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan menjaga lingkungan. Menurutnya, cuaca ekstrem saat ini menuntut kewaspadaan dan kepedulian semua pihak agar dampaknya tidak semakin parah.

“Gebrakan aksi penyaluran air bersih YR TIM merupakan kegiatan yang sangat positif. Hal ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini,” pungkas Iwan.(BMW-3)