News

Konsisten 23 Pekan, YR TIM Terus Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah di Lapas Pohuwato

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) terus menunjukkan komitmen dan konsistensinya dalam menjalankan aksi sosial kemasyarakatan melalui program Jumat Berkah yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato.

Gerakan sosial tersebut diketahui telah dimulai sejak Mei 2026 dan hingga saat ini masih terus berjalan secara rutin dan berkelanjutan.

Kehadiran YR TIM di Lapas Pohuwato menjadi bagian dari program sosial yang menyentuh langsung warga binaan, terutama dalam memberikan perhatian, dukungan moril, serta merawat nilai-nilai hubungan kemanusiaan.

Memasuki pekan ke-23, YR TIM kembali hadir menyapa warga binaan Lapas Pohuwato melalui kegiatan Jumat Berkah yang menjadi agenda rutin yayasan.

“Alhamdulillah hari ini kita masuk pekan ke 23, sejak bulan Mei,” ucap Tim YR TIM.

Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda berbagi semata, tetapi juga sebagai wujud kepedulian nyata terhadap warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan di dalam lapas.

“Kehadiran YR TIM di lapas bagian dari kegiatan sosial kemasyarakatan, kami menyapa dan memberi dukungan moril terhadap saudara-saudara kita yang sementara menjalankan pembinaan dalam lapas,” tambahnya.

YR TIM sendiri merupakan yayasan yang dibentuk untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan sosial. Semangat tersebut diwujudkan dengan membangun kepedulian, menghubungkan antar sesama, serta menghadirkan manfaat nyata bagi sesama manusia.

Konsistensi program Jumat Berkah di Lapas Pohuwato menjadi salah satu bukti nyata komitmen YR TIM dalam menjaga kepedulian sosial. Selama program berjalan, YR TIM terus berupaya hadir bersama warga binaan, tidak hanya lewat bantuan, tetapi juga melalui perhatian dan jalinan kemanusiaan.

Dengan memasuki pekan ke-23, program ini membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat terus dijaga secara berkelanjutan ketika dilakukan dengan komitmen kuat dan semangat untuk memberi manfaat bagi sesama.(BMW-3)

Atasi Krisis Air Bersih, Pemda Pohuwato Mulai Bangun Sumur Dalam di Marisa Utara

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Dalam upaya menangani kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Daerah (Pemda) Pohuwato melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama PERUMDAM Tirta Moolango mulai membangun sumur air tanah dalam di Dusun Batupasang, Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, tepatnya di kompleks Jembatan Hulude Bunggu, Jumat (02/10/2026).

Pengeboran sumur air tanah dalam perdana tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, didampingi Direktur PERUMDAM Tirta Moolango Kaharudin Yusuf Rahim, Dewan Pengawas Perumdam Moolango Rinto W. Ali, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Pohuwato Ir. Vicky M. Lahamutu, ST., MT., serta unsur terkait dan jajaran Perumdam Moolango.

Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga mengatakan, pembangunan sumur air tanah dalam merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait air bersih.

“Insyaallah, kalau tidak mengalami hambatan, sumur ini bisa memproduksi air 10 liter per detik sesuai penyampaian tim teknis Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Pohuwato,” ujar Saipul.

Menurutnya, pembangunan sumur tersebut juga menjadi langkah pemerintah daerah dalam menangani persoalan krisis air, terutama saat musim kemarau. Air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Mohon doa dan dukungan kita semua, termasuk masyarakat. Bila ini selesai sesuai target sekitar satu bulan lebih, maka kebutuhan air semakin tertangani, terutama di beberapa desa yang mengalami kekurangan air akibat tekanan air yang kurang,” jelasnya.

Saipul menjelaskan, lokasi pengeboran dipilih karena dinilai strategis dan tidak harus berdekatan dengan bak penampungan. Selain itu, titik tersebut memiliki sumber air yang dinilai potensial karena berada tidak jauh dari aliran sungai di sekitar Jembatan Hulude Bunggu.

Dalam menentukan titik pengeboran, pemerintah daerah juga mempertimbangkan hasil survei teknis serta kearifan lokal berupa payango yang dilakukan oleh salah satu imam untuk membantu menentukan titik yang diyakini memiliki sumber air.

“Insyaallah pekerjaan ini bisa berjalan lancar sesuai target yang diharapkan dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk masyarakat. Apalagi kondisi iklim masih dalam musim kemarau dan belum dapat dipastikan kapan musim penghujan datang,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan sumur tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah daerah melalui Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, PERUMDAM Tirta Moolango, serta Badan Pengawas Perumdam Moolango.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Pohuwato Vicky M. Lahamutu menjelaskan bahwa pengeboran perdana yang dilakukan Bupati menjadi penanda dimulainya pekerjaan pembangunan sumur air tanah dalam oleh pihak penyedia.

“Rencananya pekerjaan ini dilaksanakan selama satu setengah bulan sampai dengan commissioning pada akhir November,” jelas Vicky.

Dari sisi pembiayaan, pekerjaan tersebut direncanakan menggunakan anggaran APBD Perubahan dengan pagu sekitar Rp350 juta hingga Rp400 juta. Vicky mengatakan, pengeboran menggunakan sistem hidrolik dengan target kedalaman mencapai 80 meter.

Menurutnya, titik tersebut dipilih berdasarkan hasil survei geolistrik yang sebelumnya telah dilakukan untuk mengetahui potensi dan kapasitas air tanah. “Jadi, mengapa dipilih titik ini? Karena berdasarkan hasil survei geolistrik yang telah dilaksanakan oleh tim dari UNG, titik ini dinilai memiliki potensi sumber air,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur PERUMDAM Tirta Moolango Kaharudin Yusuf Rahim menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah melalui APBD untuk pembangunan sumur tersebut, karena ini merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, keberadaan sumur baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, lokasi pengeboran dinilai tepat karena sebelumnya telah dilakukan survei geolistrik dengan hasil yang menunjukkan potensi sumber air.

Kaharudin menambahkan, keberadaan sumur tersebut diharapkan dapat menambah debit sekaligus meningkatkan tekanan air, khususnya di wilayah Marisa dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, dengan adanya sumur ini bisa menambah tekanan air yang ada di seputaran Pohuwato dan Marisa, khususnya. Nantinya akan terhubung dengan bak air yang tidak jauh dari lokasi ini,” ujarnya.

Ia berharap, setelah pekerjaan selesai, tambahan debit air tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada konsumen sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan tekanan yang sesuai dengan sistem pelayanan Perumdam Moolango.(BMW-3)

Isi Kekosongan Jabatan, Pemkab Pohuwato Tunjuk Iswan Gau Sebagai Plt Camat Buntulia

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Pemerintah Kabupaten Pohuwato resmi menunjuk Iswan Gau, S.Pd sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Buntulia. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan usai berakhirnya masa tugas Syaiful Bahri M. Hunta, S.Pd., M.M sebagai Camat Buntulia pada 1 Oktober 2026.

Penetapan tersebut ditandai melalui pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) pejabat administrator yang digelar di ruang kerja Camat Buntulia, Kamis (01/10/2026).

Agenda sertijab tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, didampingi Sekretaris BKPSDM Sarlina Labaco dan Kepala Bidang Mutasi Dwi Rahman Saleh.

Rangkaian prosesi sertijab dimulai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh pejabat lama Camat Buntulia Syaiful Bahri M. Hunta dan pejabat baru Plt Camat Buntulia Iswan Gau. Setelah itu, penandatanganan dilanjutkan oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga.

Usai penandatanganan, Bupati kemudian secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Plt Camat Buntulia kepada Iswan Gau sebagai tanda dimulainya tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan di wilayah Kecamatan Buntulia.

Kegiatan sertijab ini dilaksanakan di sela-sela prosesi adat Mopotolungo Camat Buntulia. Momentum adat tersebut sekaligus menjadi penanda pergantian kepemimpinan di tingkat kecamatan seiring berakhirnya masa jabatan Syaiful Bahri M. Hunta pada 1 Oktober 2026.

Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga menjelaskan, pelaksanaan sertijab ini menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan tidak terjadinya kekosongan kepemimpinan di Kecamatan Buntulia.

Menurutnya, setelah masa tugas camat berakhir, pemerintah daerah harus segera menunjuk pejabat yang mampu menjalankan fungsi pemerintahan serta tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Penunjukan Plt ini penting karena masa jabatan Camat Buntulia telah berakhir. Olehnya perlu ditunjuk seorang pemimpin yang dapat mengendalikan pemerintahan di Kecamatan Buntulia,” jelasnya.

Bupati menegaskan, meskipun Iswan Gau baru menyandang status sebagai pelaksana tugas, peran Plt Camat sangat krusial dalam memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Terlebih dalam hal memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, mengurus administrasi pemerintahan, hingga memastikan seluruh kebutuhan layanan publik di tingkat kecamatan tetap berjalan lancar.

“Meski masih berstatus pelaksana tugas, tetapi ini sangat penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk urusan administrasi dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat,” ungkap Saipul.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dalam waktu dekat akan menetapkan pejabat Camat Buntulia definitif. Namun selama proses itu berjalan, ia meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat dan unsur pemerintahan di Kecamatan Buntulia kepada Plt Camat yang baru.

“Insyaallah ke depan kami akan menunjuk camat definitif di Kecamatan Buntulia. Meski demikian, kami meminta masyarakat tetap mendukung Plt Camat Buntulia dalam menggerakkan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Secara khusus kepada Iswan Gau, Bupati berpesan agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mampu mengendalikan jalannya pemerintahan di tingkat kecamatan, serta memastikan pelayanan publik terlaksana dengan baik.

Selain itu, Plt Camat juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dan merangkul seluruh unsur serta elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Buntulia demi kemajuan bersama.

“Kami berharap Plt Camat Buntulia dapat melaksanakan tugas dengan baik, mengendalikan pemerintahan, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, serta merangkul semua unsur dan elemen masyarakat demi kemajuan dan kelancaran jalannya pemerintahan di Kecamatan Buntulia,” harapnya.(BMW-3)

Masa Pengabdian Berakhir, Camat Buntulia Dilepas Lewat Prosesi Adat Mopotolungo

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Masa pengabdian Camat Buntulia, Syaiful Bahri M. Hunta, S.Pd., M.M., berakhir, ditandai dengan prosesi adat Mopotolungo yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Buntulia bersama pemangku adat, pada Kamis (01/10/2026).

Prosesi adat tersebut menjadi simbol berakhirnya amanah yang diemban Syaiful Bahri M. Hunta sebagai Camat Buntulia, sekaligus menandai awal masa purna tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terhitung 1 Oktober 2026.

Rangkaian prosesi Mopotolungo dimulai dari Rumah Jabatan Camat Buntulia. Syaiful Bahri M. Hunta bersama istri, Warni Tantu, mengikuti seluruh tahapan adat, mulai dari prosesi keluar dari kamar menuju ruang sidang adat hingga turun dari rumah jabatan.

Prosesi turun dari rumah jabatan tersebut dimaknai sebagai simbol berakhirnya amanah dan tanggung jawab yang telah diemban selama menjalankan tugas sebagai Camat Buntulia.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju kediaman pribadi Syaiful Bahri M. Hunta yang berada di Dusun Mootilango, Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa. Di kediaman tersebut, prosesi adat kembali dilanjutkan, diawali dengan penyambutan saat turun dari kendaraan, kemudian dilanjutkan dengan sidang adat di dalam rumah dan ditutup dengan doa bersama.

Seluruh rangkaian prosesi berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, sekaligus diwarnai suasana kekeluargaan antara jajaran pemerintah, pemangku adat, keluarga, serta masyarakat yang hadir.

Prosesi adat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa. Hadir pula Ketua PIAD, Erna Giasi, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, Ketua TP PKK Kecamatan, tokoh adat, keluarga, serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Syaiful B. Hunta selama menjalankan tugas sebagai Camat Buntulia.

Syaiful Bahri M. Hunta diketahui telah dipercaya mengemban amanah sebagai Camat Buntulia sejak awal Januari 2023 hingga memasuki masa purna tugas pada 1 Oktober 2026.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, saya menyampaikan terima kasih atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Camat Buntulia. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal pengabdian dan ladang pahala serta mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat memasuki masa pensiun kepada Syaiful Bahri M. Hunta. Ia berharap masa purna tugas tersebut tidak menjadi akhir dari pengabdian bagi daerah, melainkan menjadi kesempatan untuk terus berkarya melalui pengalaman dan pemikiran yang dimiliki.

“Masa pensiun hendaknya menjadi awal untuk tetap berkarya melalui pemikiran, pengalaman, dan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pohuwato. Kita patut bersyukur karena masih diberikan kesehatan sehingga dapat menikmati masa purna tugas. Tidak semua ASN memiliki kesempatan seperti ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan umur yang berkah,” tambahnya.

Prosesi Mopotolungo tersebut menjadi bagian dari bentuk penghormatan atas berakhirnya masa pengabdian Syaiful B. Hunta sebagai ASN, sekaligus menjadi momentum untuk melepasnya memasuki fase baru kehidupan setelah menyelesaikan tugas pemerintahan.

Sementara itu, Syaiful Bahri M. Hunta mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mengakhiri perjalanan karier sebagai ASN dalam keadaan sehat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pohuwato, Wakil Bupati, Sekda Pohuwato beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan, bimbingan, dan kepercayaan yang telah diberikan selama dirinya mengabdi.

“Insyaallah, meskipun telah purna tugas, kami akan tetap menjadi bagian dari masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap kemajuan dan pembangunan Kabupaten Pohuwato,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para camat yang hadir pada prosesi adat tersebut. Menurutnya, kebersamaan selama bertugas menjadi kenangan yang sangat berharga dan tak terlupakan.

“Kebersamaan dan persatuan kita selama menjadi camat akan selalu menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pemangku adat, baik di tingkat kabupaten maupun Kecamatan Buntulia, yang telah memimpin seluruh rangkaian prosesi adat Mopotolungo sampai selesai.(BMW-3)

YR TIM Kembali Tebar Keberkahan, Sapa Warga Binaan Lapas Pohuwato Lewat Jum’at Berkah

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Kiprah Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) dalam menebar kebaikan untuk masyarakat terus berlanjut tanpa henti. Kali ini, melalui program rutin Jum’at Berkah, YR TIM hadir langsung menyalurkan kepedulian kepada warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIB Pohuwato.

Agenda berbagi ini merupakan wujud nyata komitmen YR TIM untuk konsisten menggerakkan aksi sosial dan kemanusiaan. Bantuan yang disalurkan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kepedulian semata, namun juga sebagai usaha untuk memberikan perhatian moril serta suntikan semangat bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.

Dalam pandangan YR TIM, aksi berbagi tidak harus menunggu sampai memiliki harta berlimpah. Rasa peduli bisa dimulai dari tindakan paling sederhana sekalipun, asalkan dilandasi dengan niat yang tulus dan ikhlas dari hati.

Ketua YR TIM, Marwan Usman menegaskan bahwa budaya saling berbagi wajib terus dipelihara. Menurutnya, nilai keberkahan dari sebuah pemberian tidak dilihat dari besar kecilnya nominal, melainkan dari seberapa tulus seseorang dalam memberi.

“Berbagi bukan soal seberapa besar yang kita berikan, tapi seberapa ikhlas kita memberi. Selama masih ada kemampuan dan kesempatan, insyaallah langkah untuk berbagi akan terus kita lakukan,” ujar Marwan.

Ia juga menambahkan, melalui program Jum’at Berkah ini menjadi momentum untuk mengingatkan semua pihak bahwa warga binaan adalah bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat, yang tetap layak mendapatkan perhatian, dukungan moril, serta motivasi untuk bangkit.

Pihak YR TIM berharap apa yang dilakukan ini dapat membawa manfaat nyata, serta mampu menjadi penyemangat bagi seluruh warga binaan agar tetap sabar dan optimis dalam mengikuti setiap proses pembinaan di dalam lapas.

Lebih dari itu, kepedulian sosial ini diharapkan tidak berhenti hanya pada satu momen saja. YR TIM menegaskan komitmennya untuk terus melangkah dan bergerak bersama rakyat, melahirkan berbagai aksi sosial yang benar-benar menyentuh dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan.

Pasalnya, bagi keluarga besar YR TIM, sekecil apapun langkah kebaikan yang diambil akan tetap memiliki makna besar apabila dikerjakan dengan penuh keikhlasan.(BMW-3)

Merdeka Group Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat bagi Semua

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Seluruh jajaran manajemen dan karyawan Pani Gold Mine turut merayakan hari jadi ke-14 Grup Merdeka yang diselenggarakan pada 17 September 2026. Berpusat di Head Office Jakarta, perayaan bertema “Build Our Future” ini disiarkan secara langsung dan diikuti secara virtual oleh seluruh wilayah operasional (site) Grup Merdeka.

Mengusung semangat Build Our Future, perayaan tahun ini mengajak seluruh insan Merdeka untuk terus membangun masa depan bersama melalui transformasi pola pikir yang didorong oleh tiga nilai utama, yaitu keberanian mengemukakan pendapat (Speak Up), apresiasi terhadap kinerja (Meritocracy), serta rasa tanggung jawab penuh terhadap pekerjaan dan perusahaan (Ownership).

Bagi Pani Gold Mine yang berada di bawah naungan PT Merdeka Gold Resources Tbk, perayaan HUT ke-14 ini menjadi momentum istimewa seiring dengan pencapaian perusahaan dalam memulai tahapan produksi perdananya pada awal tahun 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan Grup Merdeka sekaligus wujud kontribusi Pani Gold Mine dalam mendukung perkembangan industri pertambangan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran manajemen pusat turut menyampaikan apresiasi dan pesan kepada seluruh insan Merdeka di berbagai wilayah operasional. Albert Saputro, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, menyampaikan bahwa pertumbuhan perusahaan perlu berjalan seiring dengan manfaat yang dapat dirasakan bersama.

“Kami ingin merealisasikan seluruh potensi yang ada untuk terus bertumbuh menjadi perusahaan tambang terdiversifikasi terbesar di Indonesia. Bagi kami, pertumbuhan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari bagaimana setiap perkembangan yang kami capai dapat memberikan manfaat nyata dan dapat dinikmati bersama, baik oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional maupun seluruh karyawan Merdeka,” ujarnya dalam pesan yang disampaikan pada perayaan 14th Anniversary Merdeka Group.

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari perkembangan berbagai lini bisnis yang berada di bawah Grup Merdeka. Teddy Oetomo, Presiden Direktur Merdeka Battery Materials, menyoroti perjalanan pertumbuhan bisnis yang berlangsung pesat.

“We are breaking the norm. Sejak Januari 2016 dari titik nol hingga mencapai kapasitas jutaan ton saat ini, perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa,” jelas Teddy.

Di sisi lain, Titien Supeno, Direktur Sumber Daya Manusia Merdeka Copper Gold, menegaskan pentingnya kontribusi setiap individu dalam mendukung perjalanan Grup Merdeka. Saat ini, Grup Merdeka menaungi puluhan perusahaan untuk mendukung operasional 5 site di Indoensia dan menjadi tempat berkarya bagi berbagai talenta dengan peran yang beragam.

“Mulai dari operator, mekanik, hingga kru katering, semua elemen di perusahaan dinilai sangat berharga, ujar Titein.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pencapaian perusahaan merupakan hasil dari kontribusi berbagai pihak, termasuk para pekerja yang menjalankan perannya setiap hari di seluruh wilayah operasional.

Setiap kontribusi menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan Grup Merdeka ke depan.

Perjalanan Grup Merdeka sendiri dimulai pada 2012 melalui PT Merdeka Serasi Jaya, kemudian berganti nama menjadi PT Merdeka Copper Gold pada 2014, dan resmi menjadi perusahaan publik dengan kode saham MDKA pada 2015. Selama 14 tahun perjalanan, Merdeka terus mengembangkan bisnis pertambangan dan mineral dengan mengedepankan penerapan Good Mining Practices, kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Di tengah perjalanan tersebut, Pani Gold Mine menjadi salah satu bagian dari ekspansi Grup Merdeka.

Dimulainya produksi perdana Pani Gold Mine pada 2026 menandai babak baru dalam perjalanan proyek sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap aktivitas ekonomi di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.

Ke depan, semangat Build Our Future menjadi landasan bagi seluruh insan Merdeka untuk terus bertumbuh dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Pertumbuhan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pencapaian bisnis, tetapi juga menciptakan nilai dan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh karyawan, masyarakat sekitar wilayah operasional, serta para pemangku kepentingan lainnya.(BMW-3)

Kemarau Melanda, Pemkab Pohuwato Gelar Salat Istisqa Minta Hujan Berkah

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pohuwato. Sebagai bentuk ikhtiar spiritual, Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar Salat Istisqa berjamaah untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

Kegiatan yang biasanya diisi dengan Apel Korpri setiap tanggal 17, kali ini diganti dengan Salat Istisqa. Salat tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Pohuwato dan dihadiri langsung oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Iwan S. Adam, dan Sekretaris Daerah Iskandar Datau.

Hadir pula jajaran Forkopimda dan tokoh agama, di antaranya unsur Kodim 1313 Pohuwato, Ketua Pengadilan Agama Marisa Sitriya Daud, S.H.I., M.H., jajaran Kementerian Agama Pohuwato, Ketua Baznas Pohuwato Ruzali Hunowu, Ketua Lembaga Adat Pohuwato Kisman Mooduto, serta Batte Pohuwato Asmad N. Tuna bersama para pemangku adat.

Barisan pejabat Pemkab Pohuwato juga tampak lengkap. Turut hadir para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Ahli Bupati, para camat, kepala bagian, Ketua TP-PKK Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali, Ketua Persit Cabang LXIX Dim 1313/Pohuwato Frinda Fiat Suwandana, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, pada Kamis, 17 September 2026.

Salat Istisqa dimulai tepat pukul 07.30 WITA. Bertindak sebagai imam adalah Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Ustaz Asram Husuna. Ribuan jamaah mengikuti pelaksanaan salat dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.

Ada pemandangan tak biasa pagi itu di kawasan Marisa. Jika biasanya pagi hari sudah disengat terik matahari, namun bertepatan dengan pelaksanaan Salat Istisqa, langit justru tampak mendung menyelimuti seluruh wilayah Marisa.

Usai salat, jamaah melanjutkan dengan mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Marisa, Ustaz Umar Abdul Azis.

Dalam khutbahnya, Ustaz Umar mengajak seluruh umat Islam untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan pentingnya memperbanyak doa dan istigfar, memohon ampunan, serta meningkatkan amal kebaikan melalui sedekah dan menunaikan zakat mal.

Ia menegaskan, Salat Istisqa jangan hanya dimaknai sebagai ritual untuk meminta hujan turun. Lebih dari itu, salat ini harus menjadi momentum introspeksi diri bagi setiap umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Semoga dengan berkumpulnya kita di tempat ini, Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, bukan hujan yang menimbulkan kemudaratan,” ujar Ustaz Umar Abdul Azis dalam khutbahnya.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dalam sambutannya mengatakan, Salat Istisqa adalah ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang.

Menurut Saipul, musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang. Kondisi ini telah menyebabkan kekeringan di sejumlah titik dan bahkan mulai memengaruhi kualitas udara di Pohuwato.

“Salat Istisqa merupakan ikhtiar kita sebagai umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan rahmat berupa turunnya hujan. Mari kita bersama-sama memperbanyak doa, istigfar, dan meningkatkan amal kebaikan,” kata Saipul.

Di tengah ikhtiar spiritual tersebut, Pemkab Pohuwato juga terus bergerak melakukan penanganan dampak kekeringan secara nyata. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan pasokan air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air akibat kemarau.

Bupati berharap, hujan segera turun dengan intensitas yang cukup dan merata. Hujan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang kini dirasakan.

Dengan digelarnya Salat Istisqa ini, Pemkab Pohuwato berharap pelaksanaan tersebut tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual memohon hujan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak doa dan istigfar, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah ujian kemarau panjang.(BMW-3)

DPRD dan Pemkab Pohuwato Sahkan Perubahan APBD 2026, Fokus Atasi Dampak Kemarau

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama DPRD akhirnya mengetuk palu persetujuan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II, Selasa (15/09/2026).

Rapat paripurna yang berlangsung khidmat di ruang sidang utama DPRD Pohuwato itu dipimpin langsung Ketua DPRD, Benny Nento, didampingi Wakil Ketua I, Hamdi Alamri. Seluruh anggota dewan tampak hadir dalam agenda penting tersebut.

Jajaran eksekutif juga hadir lengkap. Tampak Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, Sekretaris Daerah Iskandar Datau, para asisten dan staf ahli bupati, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pohuwato.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan permohonan maaf Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang berhalangan hadir. Menurutnya, Bupati saat ini tengah menjalankan agenda lain yang tak kalah penting. “Beliau menyampaikan salam kepada kita semua, terutama kepada anggota DPRD yang terhormat,” ujar Iwan di hadapan peserta paripurna.

Iwan menjelaskan, Perubahan APBD 2026 ini bukanlah tanpa alasan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah responsif pemerintah daerah terhadap dinamika yang terjadi selama pelaksanaan APBD tahun berjalan.

Ia merinci, perubahan tersebut meliputi penyesuaian asumsi pendapatan, penataan kembali sisi belanja, dinamika pembiayaan, serta mengakomodir berbagai kebutuhan pembangunan yang harus segera ditangani di lapangan.

Lebih lanjut, Iwan menegaskan penyusunan Perubahan APBD tetap on the track. Pemerintah, katanya, tetap berpedoman pada arah kebijakan pembangunan daerah, selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan provinsi, serta berdasarkan hasil evaluasi capaian kinerja program dan kegiatan hingga saat ini.

Menurutnya, seluruh penyesuaian anggaran diarahkan pada satu tujuan besar, yakni memperkuat kualitas pelayanan publik, mengakselerasi pencapaian target pembangunan, dan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Pohuwato.

Khusus pada sisi belanja, Pemkab Pohuwato berkomitmen melakukan efisiensi ketat. Pemerintah akan terus mengendalikan belanja-belanja yang dinilai tidak berdampak langsung terhadap pencapaian prioritas pembangunan daerah.

“Setiap perangkat daerah harus memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar mendukung target kinerja, memiliki keluaran yang jelas, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegas Iwan.

Tak hanya soal anggaran, Wabup Iwan juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Pohuwato akibat musim kemarau panjang.

Ia mengungkapkan, Pemkab bersama DPRD terus berupaya menghadirkan jaring pengaman sosial, terutama bagi kelompok masyarakat miskin yang paling terdampak kekeringan.

Bentuk intervensi yang telah dilakukan, kata dia, antara lain penyaluran bantuan beras bagi warga miskin terdampak, serta menggelar operasi pasar murah dan gerakan pangan murah yang sudah dilaksanakan secara merata di 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.

Tak berhenti di situ, Pemkab Pohuwato juga telah mengambil langkah strategis dengan mengajukan usulan penggunaan cadangan beras pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional, sebagai upaya tambahan untuk membantu warga terdampak.

“Selain itu, bantuan air bersih akan terus disalurkan secara bertahap dan merata kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Pohuwato,” kata Iwan.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Pohuwato yang telah memberikan dukungan dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(BMW-3)

Pani Gold Mine Gandeng BNNP Gorontalo, Perkuat Budaya Kerja Sehat dan Bebas Narkoba

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Pani Gold Mine memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sosialisasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di lingkungan operasional perusahaan.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi mengenai bahaya narkoba, peninjauan area operasional tambang (site tour), serta deteksi dini melalui tes urine terhadap 150 karyawan yang bertugas di area sensitif dan berisiko tinggi (high-risk area).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh karyawan yang menjalani tes urine dinyatakan 100 persen negatif narkotika. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pani Gold Mine dalam memperkuat keselamatan dan kesehatan kerja sekaligus mendukung penerapan budaya Zero Harm di seluruh area operasional.

Presiden Direktur Pani Gold Mine, Boyke P. Abidin, menegaskan bahwa pencegahan
penyalahgunaan narkoba merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja, terutama di lingkungan pertambangan yang memiliki risiko operasional tinggi.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan komitmen nyata untuk melindungi karyawan dan keluarga mereka. Di area pertambangan yang memiliki risiko tinggi, setiap pekerja harus berada dalam kondisi sehat, fokus, dan sadar penuh dalam menjalankan pekerjaannya. Satu kesalahan kecil dapat menimbulkan dampak yang besar. Bagi kami, budaya Zero Harm tidak hanya tentang mencegah kecelakaan, tetapi juga memastikan tidak ada hal yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan, dan masa depan manusia.

Melalui kerja sama berkelanjutan dengan BNNP Gorontalo, kami ingin menciptakan lingkungan kerja Pani Gold Mine yang sehat, aman, dan produktif,” ujar Boyke.

Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol. Sri Bardiyati, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kerja sama dan komitmen yang dibangun bersama Pani Gold Mine.

“Kami sangat mengapresiasi integritas dan profesionalisme jajaran Pani Gold Mine. Kolaborasi seperti ini sangat strategis dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” ujar Sri Bardiyati.

Ia juga mengapresiasi hasil deteksi dini yang menunjukkan seluruh karyawan yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika

“Hasil tes urine hari ini 100 persen negatif. Ini tentu menjadi hal yang baik dan harus terus dipertahankan. Kami berharap komitmen bersama ini dapat terus diwujudkan sehingga para pekerja tetap sehat, produktif, serta dapat membawa semangat hidup bersih dari narkoba ke lingkungan keluarga dan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang P2M BNNP Gorontalo, Muchars Daud, S.E., M.AP., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Rangkaian kegiatan hari ini meliputi edukasi pencegahan, deteksi dini melalui tes urine, kunjungan lapangan, dan penandatanganan PKS. Edukasi diberikan dari berbagai perspektif,
termasuk hukum, sosial, dan psikologis, sehingga karyawan mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai bahaya narkoba,” jelas Muchars.

Menurutnya, edukasi tersebut diharapkan dapat membantu karyawan membentengi diri dari penyalahgunaan narkotika sekaligus turut mencegah peredarannya di lingkungan sekitar.

Melalui kerja sama ini, Pani Gold Mine dan BNNP Gorontalo berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan operasional perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keluarga karyawan dan masyarakat di Kabupaten Pohuwato serta Provinsi Gorontalo.

Ke depan, Pani Gold Mine berharap kerja sama dengan BNNP Gorontalo dapat terus berlanjut melalui kegiatan edukasi, pencegahan, dan deteksi dini secara berkala. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat budaya kerja yang sehat dan aman, sekaligus mendorong kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, baik di tempat kerja maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.(BMW-3)

Hari ke-13, YR TIM Kolaborasi Salurkan Air Bersih di Desa Pohuwato Sambil Edukasi Cegah Kebakaran

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Aksi sosial Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) Kolaborasi tidak hanya berfokus pada pendistribusian air bersih bagi warga terdampak kemarau.

Di tengah cuaca yang semakin kering, YR TIM Kolaborasi juga mengedukasi warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lingkungan.

Pada Selasa (15/9/2026), memasuki hari ke-13 pendistribusian, aksi difokuskan di Desa Pohuwato. Di sela-sela penyaluran air, tim menyampaikan imbauan agar warga tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Koordinator Lapangan YR TIM Kolaborasi, Jufrin Harun, mengatakan edukasi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

“Kita tahu bersama bahwa di musim kemarau seperti saat ini tentu rawan terjadi kebakaran. Kami tidak hanya mendistribusikan air bersih, tetapi juga mengingatkan warga untuk tidak membakar di sembarang tempat, termasuk membuang puntung rokok di sembarang tempat,” jelas Jufrin.

Ia menekankan kewaspadaan harus dimulai dari lingkungan sekitar hingga di dalam rumah, khususnya bagi ibu rumah tangga untuk memastikan peralatan memasak aman setelah digunakan.

“Demikian juga bagi ibu-ibu, jangan lupa matikan kompornya jika selesai beraktivitas. Colokan listrik di rumah dicabut jika tidak digunakan,” imbaunya.

Jufrin berharap edukasi ini meningkatkan kesadaran kolektif warga.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli dan waspada. Jangan sampai kelalaian kecil justru memicu kebakaran yang dampaknya bisa lebih besar,” tambahnya.

Diketahui, sejak hari pertama hingga hari ke-12, YR TIM Kolaborasi telah mendistribusikan sebanyak 268.000 liter air bersih di dua kecamatan, yakni Kecamatan Duhiadaa dan Kecamatan Marisa.(BMW-3)