POHUWATO (barometernewsgo.com)-Aksi sosial Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) Kolaborasi tidak hanya berfokus pada pendistribusian air bersih bagi warga terdampak kemarau.
Di tengah cuaca yang semakin kering, YR TIM Kolaborasi juga mengedukasi warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lingkungan.
Pada Selasa (15/9/2026), memasuki hari ke-13 pendistribusian, aksi difokuskan di Desa Pohuwato. Di sela-sela penyaluran air, tim menyampaikan imbauan agar warga tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Koordinator Lapangan YR TIM Kolaborasi, Jufrin Harun, mengatakan edukasi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
“Kita tahu bersama bahwa di musim kemarau seperti saat ini tentu rawan terjadi kebakaran. Kami tidak hanya mendistribusikan air bersih, tetapi juga mengingatkan warga untuk tidak membakar di sembarang tempat, termasuk membuang puntung rokok di sembarang tempat,” jelas Jufrin.
Ia menekankan kewaspadaan harus dimulai dari lingkungan sekitar hingga di dalam rumah, khususnya bagi ibu rumah tangga untuk memastikan peralatan memasak aman setelah digunakan.
“Demikian juga bagi ibu-ibu, jangan lupa matikan kompornya jika selesai beraktivitas. Colokan listrik di rumah dicabut jika tidak digunakan,” imbaunya.
Jufrin berharap edukasi ini meningkatkan kesadaran kolektif warga.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli dan waspada. Jangan sampai kelalaian kecil justru memicu kebakaran yang dampaknya bisa lebih besar,” tambahnya.
Diketahui, sejak hari pertama hingga hari ke-12, YR TIM Kolaborasi telah mendistribusikan sebanyak 268.000 liter air bersih di dua kecamatan, yakni Kecamatan Duhiadaa dan Kecamatan Marisa.(BMW-3)








