Gorut Ceria : Dalam rangka Penanggulangan Dampak Covid -19 Pemerintah Desa Dudepo Kembali Menyerahkan Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) yang bersumber dari Dana Desa. Hal ini sebagai Komitmen Pemerintah Desa Dudepo sebagai unsur Satgas Covid yang Dibentuk Oleh Pemerintah Daerah dalam hal mencegah Sekaligus membantu Masyarakat yang terdampak Corona
Rustam Biya Selaku Kepala Desa Tak ingin kecolongan dalam hal Penataan Pos Covid dengan memberikan pelayanan prima, disamping Mensosialisasikan Jaga jarak Mencuci Tangan hingga Pakai masker Kades Tiga Periode itu benar benar melaksanakan kewajibannya untuk memberikan bantuan BLT bagi yang terdampak Corona
Bertempat di Aula Desa dan di dampingi Unsur kepolisian Polsek Anggrek, Komandan Pos AL Wilayah Anggrek – Tolinggula dan turut disaksikan Pendamping lokal Desa, Rustam menyerahkan BLT pada 72 KPM di yang diawali dengan serah terima Simbolis
Disela sela penyerahan BLT Rustam tak henti hentinya mengingatkan Masyarakat khususnya KPM yang berjumlah 72 orang itu agar membelanjakan Dana ini ke hal hal yang bermanfaat, sementara itu Rustam kerap mengkampanyekan pentingnya jaga jarak Cuci Tangan serta sering menggunakan masker pada saat keluar rumah,
Dihadapan Semua saksi hingga 72 KPM Kades yang dikenal santun itu mengaku akan Menyelesaikan Pencairan BLT tiga hari sebelum lebaran Idul fitri, sedangkan BLT hari ini merupakan kali ke 4 Pemerintah desa Dudepo mengagendakan kegiatan sosial tersebut
“Alhamdulillah hari ini BLT milik 72 KPM telah tersalurkan, mendekati Lebaran idul fitri kami akan memacu setiap tahapan proses menuju Pencairan ke lima di bulan mei ini. Esensial BLT ikut mendorong lembaga ini bekerja keras hingga mencapai puncak, Tak ada ruang buat Masyarakat teriak hanya karena menganggap Pemerintah desa tidak adil atu pilih kasih, daptar penerima BLT akurat tidak tumpang tindih. Semisal pada tahun 2020 KPM BLT – DD Dudepo berjumlah 83 setelah berkisar pada akhir tahun Staf BPD hingga Kadus Kadus Mereka semua turut andil dalam jejaring nama atau Konsolidasi data valid ” Kata Rustam
“Setiap Pembahasan Program bantuan Yang di dahulukan oleh Musdes adalah Prosfektifas agar segala kemungkinan dapat di antisipasi sedini mungkin. Meski demikian pihak pemerintah desa selalu disoroti dengan dalil tidak adil dan Djolim, lantas ketika hal ini dibumingkan Kades selali menjadi sasaran ampuk Bentuk kekecewaan kendati perangkat ini sudah berbuat yang terbaik ” imbuhnya
“Namun saja ini bukan tamparan keras atau berupa penghalang, justru saya bersama seluruh aparat tidak ada sekat malah semakin kami di hujat semakin kami memahami bahwa konsekuensi sebagai Pemimpin wajib di koreksi di Protes , menjadi Kades harus peka akan kritikan yang mendasar . Selama kami masih mampu dan Masi di amanahkan selama itu pula Saya dan perangkat desa siap berjalan di atas ” kerikil Tajam ” tegas Rustam
Memaksimalkan Program itu tujuan Kita semua, termasuk memaksimalkan BLT – DD adalah harapan semua ” tutup Rustam.
Pewarta: Miton Modanggu