41 Pejabat di Pohuwato Resmi Dilantik Bupati Saipul, Seleksi Ketat Selama 4 Bulan

18
0

POHUWATO (barometernewsgo.com)– Rabu, 17 Juni 2026 menjadi hari penting bagi 41 pejabat di lingkungan Pemkab Pohuwato. Mereka yang terdiri dari pejabat Administrator, Pengawas, Kepala UPTD Puskesmas se-Pohuwato, serta Pejabat Fungsional Pengawas, resmi dilantik dan mengucapkan sumpah/janji jabatan. Prosesi dipimpin Bupati Saipul A. Mbuinga dan berlangsung di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting daerah. Di antaranya Pj Sekretaris Daerah Pohuwato Achmad Djuuna, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Umar, Inspektur Daerah Irfan Saleh, Kepala BPKPD Teti Alamri, Kadinkes Fidi Mustafa, dan Plt Kepala BKPSDM Sarlina Labaco.

Bupati Saipul dalam sambutannya membeberkan bahwa pengisian jabatan ini tidak dilakukan terburu-buru. BKPSDM menghabiskan waktu kurang lebih empat bulan untuk melalui berbagai tahapan dan pertimbangan agar menghasilkan nama-nama terbaik.

“Kurang lebih empat bulan BKPSDM menggodok proses ini. Perjalanan yang cukup panjang dan sangat selektif sehingga hari ini melahirkan pejabat-pejabat yang mendapatkan amanah baru. Tentunya amanah ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya, dipertanggungjawabkan, serta dijalankan secara profesional dan disiplin,” kata Saipul.

Khusus untuk Kepala UPTD Puskesmas yang baru saja dilantik, Bupati menitipkan harapan besar. Mereka diminta mampu mendongkrak mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Fokus utama yang ditekankan adalah pemenuhan Standar Pelayanan Minimal di sektor kesehatan.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa pelantikan dan pergeseran jabatan kali ini bukan berarti bentuk hukuman. Menurutnya, perpindahan posisi semata-mata didasarkan pada kebutuhan organisasi dan pertimbangan profesionalitas.

“Ada yang bertukar tempat tugas, namun itu bukan berarti kinerjanya tidak baik. Justru karena dinilai memiliki kemampuan dan kinerja yang baik, maka ditempatkan pada posisi yang membutuhkan kemampuan tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan pesan untuk ASN lain yang belum mendapatkan jabatan. Ia meminta agar tidak merasa kecewa, karena setiap usulan dan aspirasi tetap akan dikaji sesuai kebutuhan organisasi dan regulasi yang berlaku.

“Tidak ada penghukuman dalam mutasi dan rotasi ini. Kami mengukur semuanya dari sisi profesionalitas. Mengapa prosesnya memakan waktu hingga empat bulan, karena kami ingin melahirkan orang-orang yang benar-benar dapat dipercaya dalam melaksanakan jabatan dan tugas yang diemban,” tegas Saipul.

Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan para pejabat definitif yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Ia mengingatkan masih banyak ASN lain yang juga berharap diberi kepercayaan serupa.

“Saudara-saudara saat ini telah definitif pada jabatan yang diberikan. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan tunjukkan dedikasi serta integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.(BMW-3)