10.000 Masker Gratis Dibagikan, Bentuk Kepedulian YR Tim, KNPI dan Cipayung Plus untuk Pohuwato

30
0

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Saat udara Pohuwato tak lagi ramah untuk dihirup, mereka tidak tinggal diam.

Di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kolaborasi keren dari Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM), KNPI, dan Cipayung Plus turun ke jalan. Sebanyak 10.000 masker gratis dibagikan langsung ke masyarakat, Kamis (15/10/2026).

Bukan di satu titik saja. Tim relawan menyebar ke lima kecamatan sekaligus: Paguat, Marisa, Duhiadaa, Patilanggio, dan Randangan. Warga yang beraktivitas di pasar, di jalan, hingga pengendara motor langsung disasar.

Ketua KNPI Marisa, Erik Munandar, mengatakan aksi ini adalah jawaban bahwa pemuda Pohuwato tidak hanya bisa bicara, tapi bekerja.

“Zaman sekarang masyarakat butuh aksi, bukan cuma imbauan di poster. Kalau udara sudah tidak sehat, ya kita turun bagikan masker. Sesimpel itu cara kami hadir,” tegas Erik dengan semangat.

Menurut Erik, asap kiriman dari luar daerah dan titik kebakaran di Gorontalo membuat banyak warga mulai mengeluh sesak dan mata perih. Masker menjadi perlindungan paling cepat yang bisa diberikan.

Di balik aksi besar ini, ada sosok donatur utama yang patut diapresiasi. YR TIM menjadi penyokong penuh 10.000 masker tersebut.

“Kami berterima kasih luar biasa kepada YR TIM. Tanpa dukungan mereka, gerakan ini tidak akan semasif ini. Ini bukti kepedulian yang nyata, bukan pencitraan,” ungkap Erik.

Tak hanya YR TIM, aksi ini juga mendapat amunisi tambahan dari RSUD Bumi Panua. Direktur RSUD, dr. Dian Tambunan, menyumbang 500 masker sebagai bentuk dukungan dari tenaga kesehatan.

“Ini kolaborasi yang indah. Pemuda, yayasan, dan rumah sakit satu suara: selamatkan paru-paru warga Pohuwato. Terima kasih untuk dr. Dian Tambunan dan RSUD Bumi Panua,” tambahnya.

Bagi Erik, pembagian masker ini bukan sekadar bagi-bagi gratisan. Ini adalah kampanye untuk membangunkan kesadaran.

“Pakai masker saat keluar rumah. Jaga kesehatan kalian. Dan tolong pantau terus info resmi dari pemerintah soal kualitas udara,” pesannya untuk seluruh warga Pohuwato.

Dari jalanan Pohuwato, pesan itu jelas: ketika udara mengancam, pemuda dan kepedulianlah yang menjadi masker terbaik bagi masyarakat.(BMW-3)