Akibat Human Error Saat Penginputan Data, LHKPN Bupati Saipul A. Mbuinga Melonjak Drastis

25
0

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bupati Pohuwato SaipulA. Mbuinga yang meningkat drastis menjadi Rp.14 milyar lebih, ternyata disebabkan oleh human error atau kesalahan dalam proses penginputan data.

Dalam klarifikasinya, Tenaga Ahli Bupati Pohuwato Roslan Tawaa menjelaskan, setelah dilakukan. Pengecekan secara cermat bersama mantan Kepala Inspektorat dan jajaran terkait, ditemukan adanya ketidaksesuaian pada data yang tercantum dalam kategori tabungan di Bank BRI.

“Kami sudah mencocokkan langsung dengan rekening koran Bapak Bupati. Dari situ diketahui adanya kesalahan input atau human error, khususnya pada bagian tabungan di Bank BRI,”ungkap Roslan di hadapan sejumlah jurnalis saat agenda buka puasa bersama, Jumat (13/03/2026),

Roslan menegaskan bahwa angka kekayaan sebesar Rp14.024.613.366 yang ramai diberitakan di berbagai media terjadi akibat kesalahan teknis atau human error saat proses penginputan data.

Ia menambahkan, lonjakan angka yang sangat besar pada laporan tahun 2024 tersebut membuat LHKPN tahun 2025 belum dapat diterbitkan atau diterima sepenuhnya karena masih terdapat kejanggalan administratif.

Berdasarkan hasil klarifikasi yang telah dilakukan, Roslan menyebutkan bahwa total harta kekayaan riil Bupati Saipul pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp950.160.925.

“Kenaikan harta kekayaan beliau sebagai Bupati Pohuwato dalam kurun waktu satu tahun sebenarnya hanya sekitar Rp200 jutaan. Angka tersebut masih sangat wajar,”tegasnya.

Menanggapi isu yang sempat berkembang di masyarakat, Roslan menghimbau agar publik tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Kesalahan penginputan data dalam laporan LHKPN ungkap Ruslan, bukan hal yang pertama kali terjadi di lingkungan pejabat.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah termakan berita hoaks atau propaganda yang dapat menjatuhkan martabat seseorang. Pemerintah terbuka terhadap kritik dan siap memberikan klarifikasi kapan saja,” pungkas Roslan.

Saat ini, Inspektorat Kabupaten Pohuwato lanjutnya lagi, tengah memproses perbaikan data tersebut dengan terus berkoordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar laporan kekayaan Bupati dapat kembali sesuai dan akurat

Sementara itu, penyampaian klarifikasi itu turut disaksikan Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, Tenaga Ahli Bupati Bidang Infokom, Edy Sijaya, serta puluhan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Pohuwato.(BMW-3)