POHUWATO (barometernewsgo.c)-Mantan Bupati Gorontalo 2 periode, mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo dan Rektor UMGo, Prof. Nelson Pomalingo mulai dipercaya berkiprah di level nasional.
Hal itu terungkap, setelah Prof. Nelson Pomalingo resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Nasional (DPN) pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk periode 2026–2031.
Ia dilantik oleh Mendikdasmen RI Prof.Abdul Mu’ti bersama 12 Anggota DPN lainnya di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Penunjukan ini dinilai sangat tepat mengingat rekam jejak panjang Prof. Nelson dalam dunia pendidikan yang sudah tidak diragukan lagi.
Ia pernah menjadi Rektor IKiP Negeri Gorontalo, Rektor Universitas Negeri Gorontalo dan pernah menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo.
Ia juga pernah menjadi Anggota Badan Akreditasi Nasional (BAN) SM tahun 2010-2012, Ketua PGRI Provinsi Gorontalo 2002-2013 dan Ketua PB PGRI tahun 2014-2016.
Tidak hanya di dunia akademik, kiprah kepemimpinannya juga terlihat dalam pemerintahan daerah. Prof. Nelson pernah menjabat sebagai Bupati Gorontalo selama dua periode (2016–2025). Pada masa kepemimpinannya, berbagai kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, dan lingkungan hidup terus diperkuat.
Sebelum dikenal luas sebagai akademisi dan pemimpin daerah, Prof. Nelson juga pernah merintis berdirinya Sekolah Menengah Teknologi Pertanian, Peternakan dan Perikanan (SMTPPP) Telaga yang kini menjadi SMK Gotong Royong sekaligus Kepala Sekolahnya dari tahun 1988-1992. Ia juga pernah merintis berdirinya SD PGRI Mootilango tahun 2006
Saat menjabat Ketua PGRI Provinsi Gorontalo, Prof. Nelson berhasil merealisasikan berdirinya Gedung Perjuangan Guru Gorontalo dan berhasil membentuk Forum Guru Honor (FGH) yang kemudian diadopsi oleh pusat.
Sebagai seorang Guru Besar Lingkungan Hidup, Prof. Nelson memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Ia menempuh pendidikan Strata Satu (S1) sebagai Insinyur Pertanian di Unsrat Manado, kemudian melanjutkan Magister Pendidikan (S2) hingga meraih Doktor Pendidikan (S3) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Dedikasinya terhadap dunia pendidikan juga tercermin melalui kiprahnya dengan mendirikan Yayasan Taman Cendekia Gorontalo yang berdiri sejak tahun 2011 lalu yang menyelenggarakan pendidikan PAUD, PKBM, SMA/SMK Taman Cendekia.
Prof. Nelson juga dikenal aktif sebagai pembina pada sejumlah yayasan pendidikan, di antaranya Yayasan Indonesia Emas, serta Yayasan Pusat Pengkajian Masyarakat Gotong Royong.
Melalui peran tersebut, ia terus mendorong lahirnya berbagai terobosan di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pengalaman panjang sebagai akademisi, pemimpin daerah, serta tokoh organisasi pendidikan, Prof. Nelson dinilai sangat pantas mengemban amanah baru sebagai Anggota Dewan Pendidikan Nasional.
“Targetnya tentu sesuai tugas dan fungsi Dewan Pendidikan, yakni memberikan masukan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terkait berbagai perubahan kebijakan yang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan. Insya Allah setiap bulan kami akan menggelar rapat dan kajian yang hasilnya akan disampaikan kepada Menteri,” ujar Prof. Nelson Pomalango singkat saat ditemui usai pelantikan di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Jabatan strategis ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi pemikiran, pengalaman, serta gagasan besar dalam merumuskan kebijakan dan arah pembangunan pendidikan Indonesia ke depan.
Penunjukan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo, karena putra daerah mampu mengambil peran penting di tingkat nasional dalam memajukan dunia pendidikan.(***)









