Bupati Saipul A. Mbuinga Menghadiri Rakor Percepatan Cetak Sawah Bersama Gubernur dan Pangdam

60
0

POHUWATO (barometernewsgo.com)-Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Cetak Sawah di wilayah Kabupaten Pohuwato bersama Gubernur Gusnar Ismail dan Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus yang berlangsung di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/02/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pohuwato.

Hadir pula Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI, Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam rakor tersebut, berbagai hal dibahas terutama terkait tenggat waktu yang diberikan pemerintah pusat untuk pelaksanaan program cetak sawah di Pohuwato. Sejumlah kendala di lapangan diakui menjadi tantangan tersendiri yang berpotensi menghambat pencapaian target yang telah ditetapkan.

Bupati Saipul dikonfirmasi menjelaskan bahwa jajaran TNI yang dikomandoi Pangdam XIII/Merdeka terus berupaya maksimal agar program percetakan sawah di Pohuwato dapat mencapai target. Untuk itu, sinergi dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk TNI dan pemerintah daerah, sangat diharapkan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo juga meminta agar koordinasi terus diperkuat, sembari melakukan konsultasi intensif dengan pihak kementerian terkait. Pasalnya, dinamika dan kondisi di lapangan kerap menghadirkan tantangan yang perlu dicarikan solusi bersama.

Bupati Pohuwato menegaskan agar Kepala Dinas Pertanian Pohuwato tetap melakukan koordinasi secara intens dengan jajaran TNI serta Dinas Pertanian Provinsi. Ia berharap program percetakan sawah ini dapat berjalan sukses.

“Insya Allah atas perhatian Gubernur dapat teratasi, karena melihat bahwa waktu yang terus berjalan kiranya ini bisa menjadi perhatian. Target sampai Maret nanti tentunya ini perlu untuk ditinjau kembali, karena hampir dapat dipastikan dengan kondisi yang berkembang dalam diskusi, dengan target waktu tersebut kemungkinan capaiannya tidak bisa tercapai,”terang Bupati Saipul.

Ia pun meminta agar Gubernur dapat mengonsultasikan hal tersebut kepada menteri terkait untuk kemungkinan perpanjangan waktu pelaksanaan.

“Yang penting target 5 ribu sekian hektare dapat kita capai dengan baik. Kita semua akan berusaha untuk itu,”pungkasnya.(BMW-3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here